Volunter Publikasi dan Dokumentasi IYD 2023 Siap Diutus!

Pelatihan Jurnalistik diikuti 18 OMK dari wilayah Dekanat 3 Keuskupan Agung Palembang.

0 212

Katolikana.com—Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Palembang (KOMSOS KAPal) melatih para volunter bidang publikasi dan dokumentasi Indonesian Youth Day (IYD).

Pelatihan kali ini diikuti 18 Orang Muda Katolik (OMK) dari wilayah Dekanat 3 Keuskupan Agung Palembang. Mereka belajar jurnalistik tulis dan jurnalistik video.

Ketua Komisi Komunikasi Sosial (KOMSOS) Keuskupan Agung Palembang Romo Frans de Sales SCJ mengatakan para volunter yang mengikuti pelatihan ini dibekali pengetahuan seputar jurnalistik sehingga dapat melakukan tugas pada perhelatan IYD 2023 mendatang.

“Dengan pelatihan ini, anda dibekali keterampilan jurnalistik. Selain itu, siap diutus untuk melakukan tugas-tugas yang akan diberikan. Keterlibatan Anda turut mendukung terselenggaranya acara ini dengan baik,” ujar Romo Frans.

Peserta melakukan praktek sebagai tindak lanjut dari pembelajaran sebelumnya. Foto: Paska Riyandi

Di hari kedua pelatihan, para volunter belajar teori-teori dasar mengenai jurnalistik. Pertama, mereka belajar tentang jurnalistik tulis, yang di dalamnya menyinggung tentang teknik dan kaidah menulis berita.

Setelah itu, mereka belajar tentang teori jurnalistik video. Keunikan dari video jurnalistik adalah proses pembuatannya menggunakan berbagai peralatan, seperti kamera untuk memotret dan merekam serta menggunakan aplikasi editing video.

Nantinya video yang sudah diedit akan diunggah ke berbagai media sosial, seperti: Instagram, YouTube dan TikTok KOMSOS KAPal dan Official IYD.

Setelah dibekali teori jurnalistik tulis dan jurnalistik video, hari berikutnya peserta melakukan praktek seharian penuh sebagai bentuk tindak lanjut dari pembelajaran sebelumnya.

Para volunter merasa terbantu dengan pelatihan ini. Selain sebagai persiapan mereka untuk bertugas di acara IYD 2023, ilmu yang diperoleh senantiasa bisa dipraktekkan sehingga terus bisa belajar dan ilmu yang didapat bisa dikembangkan.

Romo Frans berharap, apa yang didapat dalam pelatihan ini bisa terus dilatih dan dipraktekkan, sehingga makin mengasah kemampuan mereka.

“Harapannya dengan pelatihan ini, kami dapat terbantu untuk melakukan tugas dengan baik di acara IYD 2023. Dengan begitu, kami siap diutus!” ujar Kristiawan, seorang peserta.

“Dengan pelatihan ini kami punya waktu dan kesempatan untuk mempraktekkan di tempat kami masing-masing dalam berbagai acara dan kesempatan,” tambah Kristiawan. (*)

Jurnalis, penyiar Radio Katolikana. Tinggal di Sungai Kerjan, Muara Bungo, Jambi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.