10 Mahasiswa Sogang University Korea Selatan Ikuti Program KKN USD

Selain di DIY, 15 mahasiswa akan menjalani KKN di berbagai paroki di wilayah Keuskupan Ketapang, Kalimantan Barat.

0 67

Katolikana.com, Sleman — Universitas Sanata Dharma Yogyakarta menerjunkan 1585 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 68 Periode Semester Genap 2023/2024 di Auditorium Driyarkara Kampus II. Dengan tema “Bersinergi Bersama Masyarakat Membangun Negeri”, mereka akan tinggal dan mengabdi di tengah masyarakat selama satu bulan.

Mahasiswa-mahasiswa ini terbagi dalam 177 kelompok yang tersebar di berbagai padukuhan di Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Bantul, Kabupaten Kulon Progo, dan Kabupaten Temanggung.

Selain di Provinsi DIY, 15 mahasiswa akan menjalani KKN di berbagai paroki di wilayah Keuskupan Ketapang, Kalimantan Barat, dan 14 mahasiswa lainnya menjalani KKN Non Reguler di Perpustakaan Universitas Sanata Dharma.

Universitas Sanata Dharma juga menyertakan mahasiswa dari Sogang University, Seoul, Korea Selatan, sebagai bagian dari kerjasama yang telah terjalin selama 10 tahun. Sebanyak 10 mahasiswa jurusan Business Administration dari Sogang University ikut serta dalam program KKN ini.

Fidelis Chosa Kastuhandani dari tim Pusat Kuliah Kerja Nyata menjelaskan bahwa proses KKN ini terbagi dalam dua tahap: tahap observasi di setiap padukuhan dan tahap pelaksanaan kegiatan KKN dalam bentuk live in bersama masyarakat. Mereka merancang program kerja untuk menyelesaikan masalah dan memberdayakan potensi masyarakat desa setempat.

Rektor USD Pastor Albertus Bagus Laksana, SJ, S.S., Ph.D, melapas 1585 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Angkatan 68. Foto: Istimewa

Rektor Universitas Sanata Dharma Pastor Albertus Bagus Laksana, SJ, S.S., Ph.D, dalam sambutannya menyampaikan, sebanyak 1585 mahasiswa bergabung dengan semangat yang sama untuk belajar membangun bangsa.

“KKN ini mendapat dukungan dari banyak pihak, termasuk mahasiswa dari Sogang University yang akan merasakan pengalaman berada di tengah masyarakat pedesaan di Gunung Kidul. Kalian semua sudah tergabung menjadi satu jiwa dan raga untuk bersama-sama membangun bangsa ini dari hal yang sederhana,” ujar Pastor Bagus.

Pastor Bagus menekankan tiga hal penting yang harus dijalani para mahasiswa selama KKN: sepenuhnya hadir di lokasi KKN, terbuka untuk bertemu dan menyerap energi dari setiap pertemuan, serta berpartisipasi dengan sepenuh hati.

Ia mengakhiri sambutannya dengan mengucapkan selamat menjalani KKN dan mengajak mahasiswa untuk terbuka terhadap tantangan yang ada dan menanggapinya dengan kegembiraan.

Fidencia Mytha Permata Sari, mahasiswa Farmasi angkatan 2021, berbagi rencana dan harapannya. “Kami akan melakukan KKN di Bejen, Temanggung. Selama satu bulan, kami akan bekerjasama dengan masyarakat, UMKM, ibu-ibu PKK, dan anak-anak di desa tersebut. Kegiatan yang akan kami lakukan termasuk dokumentasi kegiatan, belajar bersama anak-anak, pemeriksaan kesehatan, dan turnamen voli,” ungkapnya.

Mahasiswa dari Sogang University juga merasakan pengalaman berharga dalam KKN bertaraf internasional ini. 장희주 (Noa), salah seorang mahasiswa, menyatakan kegembiraannya, “Pengalaman ini sungguh tidak terbayangkan. Saya sangat terkesan karena teman-teman di sini sangat ramah. Ini akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.”

Prof. Jaehak Jung, pendamping mahasiswa dari Sogang University, juga mengungkapkan rasa syukurnya bisa terlibat dalam KKN di Universitas Sanata Dharma.

“Program ini sangat bermanfaat dan formatif bagi para mahasiswa. Saya percaya mereka akan mendapat pengetahuan baru tentang cara hidup, cara berpikir, kebudayaan, dan tata krama masyarakat Indonesia,” ujarnya. (*)

Kontributor: Johanes Maximillien Adhi, mahasiswa Universitas Sanata Dharma

 

Katolikana.com adalah media berita online independen, terbuka, dan berintegritas, menyajikan berita, informasi, dan data secara khusus seputar Gereja Katolik di Indonesia dan dunia.

Leave A Reply

Your email address will not be published.