Ibadat Ekumenis Pekan Doa Sedunia 2026 Kevikepan Surakarta

Surakarta, Katolikana.com – Umat Katolik dan Protestan dari berbagai gereja dan denominasi pada 18-25 Januari 2026 mengikuti Pekan Doa Sedunia di beberapa gereja, paroki, kevikepan dan keuskupan di Indonesia.

Ibadat Pekan Doa di Kevikepan Surakarta
Kevikepan Surakarta pada Jumat (23/1/2026) pukul 18.00 WIB, bertempat di Gereja Santa Perawan Maria Regina Purbowardayan Surakarta, melaksanakan Ibadat Ekumenis Pekan Doa Sedunia untuk Kevikepan Surakarta, Rayon Kota Surakarta.

Pekan Doa Sedunia 2026 merupakan Pekan Doa ke-108.

Ibadat dipimpin para romo dan para pendeta di Kevikepan Surakarta. Hadir memimpin Ibadat Doa bersama para romo dan pendeta:

  • Romo Aloysius Budi Purnomo, Pr – Sekretaris Eksekutif Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan KWI
  • Romo Herman Yoseph Singgih Sutoro, Pr – Vikep Kevikepan Surakarta
  • Romo Yosef Supriyanto, Pr – Kepala Paroki Santa Maria Regina Purbowardayan Surakarta
  • Romo Walterus Teguh Santosa, SJ – Kepala Paroki Santo Antonius Padua Purbayan Surakarta
  • Romo Yosef Tjoek Prasetyo, MSF – Pastor Paroki Santo Petrus Purwosari Surakarta
  • Pendeta Fritz Yohanes Dae Panny dari Gereja Kristen Jawa  (GKJ) Manahan Surakarta
  • Pendeta  Petrus Suhono dari Gereja Bethel Indonesia Halleluya Surakarta
  • Pendeta Gideon Suprapto dari Gereja Bethel Injil Sepenuh Surakarta
  • Pendeta  Albertus Daniel Trihananto dari Gereja Bethel Indonesia Surakarta
  • Pendeta Marselinus Harjono dari GBIS Nusukan Surakarta

Pada Ibadat Ekumenis ini juga hadir Pendeta Agus Hasiono dari BAGK (Badan Antar Gereja Kristen) Se- Surakarta.

Hadir mengikuti ibadat lebih dari 400 umat dari Paroki-paroki yang ada di Rayon Kota Surakarta (Kleco, Purwosari, Purbowardayan, San Inigo, Purbayan dan Mojosongo) dan umat Kristen.

Umat Katolik dan Kristen bersatu dalam doa pada Ibadat Ekumeni Pekan Doa Sedunia 2026 di Kevikepan Surakarta.

Hadir umat Kristen diantaranya dari Gereja Kristen hadir umat dari GBI Penumping, GKJ Manahan, GBI dan dari Gereja Kristen lainnya yang ada di Surakarta.

Pengantar ibadat

Pengantar Ibadat Ekumenis disampaikan oleh Romo Herman Yoseph Singgih Sutoro, Pr dan Pendeta Fritz Yohanes Dae Panny.
Vikep Kevikepan Surakarta Romo Herman Yoseph Singgih Sutoro, Pr dalam pengantar ibadat menyampaikan bahwa dalam Pekan Doa Sedunia di Kevikepan Surakarta merupakan doa bersama untuk membangun persatuan umat Kristen.

Tema Pekan Doa untuk Persatuan Umat Kristen 2026 berasal dari Surat kepada Jemaat di Efesus: “Satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu” (Efesus. 4:4).

Tahun 2026 doa dan renungan Pekan Doa Sedunia untuk Persatuan Umat Kristen, telah disiapkan oleh umat beriman Gereja Apostolik Armenia, bersama saudara-saudari mereka dari Gereja Katolik Armenia dan Gereja Evangelis.

Pendeta Fritz Yohanes Dae Panny melanjutkan pengantar ibadat. Ia menyampaikan bahwa merenungkan Efesus 4:4, merangkum ajaran Paulus tentang kesatuan para pengikut Kristus mewakili “satu tubuh dan satu Roh,” yang dipersatukan dalam satu pengharapan.

Pekan Doa Sedunia menandai Gereja sebagai entitas yang bersatu, melampaui batasan geografi, kebangsaan, etnis, dan tradisi.

Tujuan Pekan Doa Sedunia
Tujuan Pekan Doa Sedunia adalah mendorong umat Kristiani untuk memperbaharui iman dan kepercayaan pada kuasa Tuhan yang menyatukan melampaui perbedaan.

Refeksi permenungan dari Yohanes 12:36 yang berbunyi: “Percayalah kepada terang itu, selama terang itu ada padamu, supaya kamu menjadi anak-anak terang.”

Para romo dan para pendeta berfoto bersama petugas Ibadat Ekumenis Pekan Doa Sedunia di Kevikepan Surakarta

Renungan: Iman menjadi kesaksian

Romo Aloysius Budi Purnomo, Pr dalam Ibadat Pekan Doa Sedunia di Kevikepan Surakarta menyampaikan renungan.

Suka cita Pekan Doa Sedunia meneguhkan kesatuan umat Kristiani. Injil Yohanes 17:1-26, Yesus mendoakan perlindungan bagi murid-murid-Nya, dan kesatuan semua orang percaya. Hidup rukun dan damai. Tidak saling bertikai. Tidak saling menjelekkan.

Seperti yang disampaikan Santo Paulus :”Satu tubuh banyak anggota”. Dalam keragaman marilah kita bersatu dalam kerendahan hati dan kelemah lembutan.


Seperti Nabi Yesaya yang mengatakan:”Janganlah dengan jarimu kamu menunjuk-nunjuk dan memfitnah satu sama lain”.


Marilah dalam kerukunan kita menghadirkan Allah Hyang Maha Pengasih dan Penyayang, yang telah mengutus Putra-Nya yang tunggal dalam Kuasa Roh Kudus melalui Santa Perawan Maria menjadi manusia yang tinggal diantara kita.
Iman kita menjadi kesaksian dan bukan batu sandungan.

Melalui Pekan Doa Sedunia kita menghayati doa Kristus :”Ya Bapa, Aku mau mereka bersatu seperti Aku dalam Dikau dan Dikau dalam Aku agar mereka juga di dalam Kita”

“Semangat persatuan dalam kasih dan kerendahan hati inilah yang menjadi semangat Pekan Doa Sedunia yang secara terus menerus akan kita hidupi. Mari kita hayati sebagai solidaritas, menanggung beban satu dengan yang lain dan berbuah kasih,” ajak Romo Aloysius Budi Purnomo, Pr

Ramah tamah usai Ibadat Ekumenis Pekan Doa Sedunia 2026 di Paroki Santa Perawan Maria Regina Purbowardayan, Jumat (23/1/2026)

Ramah tamah
Usai Ibadat Pekan Doa Sedunia Kevikepan Surakarta dilanjutkan dengan acara ramah tamah yang diikuti para romo, para pendeta dengan umat Katolik dan Kristen di Ruang Albertus Paroki Santa Perawan Maria Regina Purbowardayan.

Katekis di Paroki Kleco, Surakarta

Pekan Doa Sedunia
Comments (0)
Add Comment