Vatican, Katolikana.com- Melalui pesan yang dikirim kepada Uskup Agung José H. Gomez dari Los Angeles, Paus Leo XIV menyampaikan salam kepada Kongres Pendidikan Agama Los Angeles ke-70 yang berlangsung di Anaheim, negara bagian California, AS.
Dilansir dari Vatican News, Jumat (20/2/2026), Paus Leo XIV menegaskan kembali bahwa “memperdalam hubungan anda dengan Yesus dan menjadi murid yang setia dan penuh sukacita” menjadikan guru pendidikan agama otentik dan efektif.
“Dengan memperdalam hubungan anda dengan Yesus, yang adalah Kebenaran, dan terus menjadi murid yang setia dan penuh sukacita dalam kehidupan sehari-hari anda, keaslian anda sebagai pendidik dan pemimpin katekese akan memungkinkan anda untuk menyampaikan Injil sedemikian rupa sehingga mengarah pada perjumpaan sejati dengan Tuhan dan berkontribusi dalam membangun budaya yang langgeng dan memberi kehidupan…”
Kongres atau pertemuan yang berlangsung pada 19–22 Februari 2026 merupakan pertemuan Katolik tahunan yang dilaksanakan selama empat hari. Tema yang diangkat tahun ini: “Mensyukuri Rahmat, Memperbaharui Harapan.” Kongres memperoleh dukungan dari Kantor Pendidikan Agama Keuskupan Agung Los Angeles.
Kongres ini dihadiri ribuan umat beriman, pendidik, dan pemimpin pelayanan dari seluruh AS dan sekitarnya untuk memperdalam iman mereka melalui lokakarya, liturgi, pameran, ceramah utama, dan perayaan spiritual.
Acara dimulai dengan Hari Pemuda untuk kaum muda pada tanggal 19 Februari 2026 dan dilanjutkan program untuk dewasa hingga tanggal 22 Februari 2026.
Kesempatan untuk pembaruan spiritual sejati
Dalam teks yang dikirim atas nama Bapa Suci oleh Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin, Paus menyampaikan salam hangatnya dan menyatakan harapannya bahwa hari-hari doa, pembinaan, dan persekutuan ini, “memberikan kesempatan untuk pembaruan spiritual sejati.”
Bapa Suci memuji kesadaran mereka sebagai pria dan wanita yang mengabdikan diri pada tugas pendidikan agama, bahwa “guru yang sejati membangkitkan keinginan akan kebenaran.”
Yesus menawarkan penghiburan dan kekuatan
Paus Leo XIV juga mendorong kaum muda yang hadir “untuk membuka hati mereka kepada kasih Allah.”
Kasih-Nya, Bapa Suci mengingatkan, tidak hanya menuntun Yesus untuk memberikan Diri-Nya bagi kita di kayu salib, tetapi juga untuk tetap bersama kita dalam Sakramen Mahakudus.
Dalam hal ini, Bapa Suci berdoa agar pengalaman mereka di Kongres ini akan membantu mereka “menemukan kehadiran Ekaristi”, Yesus sebagai sumber penghiburan dan kekuatan yang tak pernah gagal dalam semua situasi dan kondisi hidup.
Paus Leo XIV mengakhiri dengan mempercayakan semua peserta Kongres kepada perantaraan Bunda Maria, Bunda Para Malaikat, dan memberikan Berkat Apostolik-Nya.
Katekis di Paroki Kleco, Surakarta