Ulangan 4:1.5-9 dan Matius 5:17-19
Katolikana.com – Hidup bersama membutuhkan hukum. Sejak manusia pertama berada di dunia, hukum sudah ada.
Manusia yang tinggal di Taman Firdaus, Tuhan menetapkan hukum yang melarang mereka memakan buah dari pohon pengetahuan yang berada di tengah taman itu.
Pelanggaran terhadap hukum membawa akibat buruk: dosa dan kematian.
Hukum mengatur relasi sosial dan Tuhan
Bangsa Israel, sebagai komunitas, juga memiliki hukum yang tidak hanya mengatur relasi sosial dengan sesama, juga hubungan dengan Tuhan.
Bangsa Israel dituntut untuk mendengarkan ketetapan dan peraturan itu agar mereka hidup (Ulangan 4:1).
Pentingnya hukum Taurat
Yesus menegaskan pentingnya hukum Taurat dan melaksanakannya. “Siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah Taurat ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Surga” (Matius 5:19).
Artinya, menghargai dan menghidupi hukum itu serta membagikannya kepada orang lain amat penting. Mereka yang melakukannya akan disebut besar dalam Kerajaan Surga.
Tiga alinea di atas menegaskan bahwa tanpa hukum dan menaatinya, hidup bersama tidak akan mencapai tujuan, yakni kesejahteraan bersama.
Hukum atau aturan juga diperlukan pada saat ini, baik dalam keluarga, negara, maupun di tingkat dunia.
Ada hukum internasional yang mengatur hubungan antara negara-negara berdaulat.
Tujuannya untuk menciptakan ketertiban, perdamaian, dan keadilan dalam hubungan internasional.
Melanggar hukum itu, apa pun alasannya, biasanya mendatangkan kerugian bagi dunia.
Hukum tersembunyi
Hukum itu kini berhadapan dengan hukum tersembunyi yang merongrong dan melawan hukum yang menjamin ketenteraman dan kesejahteraan seluruh umat manusia.
Aturan tersebut tidak pernah diumumkan secara resmi. Namun daya kekuatannya luar biasa menakutkan.
Hukum itu dikendalikan oleh kelompok kuat dan berkuasa untuk melindungi kepentingan mereka. Bisa berupa kepentingan ekonomi, bisa pula kepentingan politik.
Kelompok ini ingin menguasai dan mengatur dunia demi memenuhi ambisi dan keuntungannya.
Sepertinya kita sedang berhadapan dengan hukum tersembunyi itu yang kini memporak-porandakan dunia. Misalnya, yang kini sedang terjadi di Timur Tengah.
Hukum ilahi yang menjamin keselamatan umat manusia sedang berhadapan dengan hukum tersembunyi yang mengatur dan menguasai dengan tangan besi.
Hukum dengan tangan besi tidak pernah akan membawa damai, tetapi membawa korban ribuan orang mati.
Mari berdoa agar hukum Allah yang menyelamatkan, yakni cinta kasih mengalahkannya.
Rabu, 11 Maret 2026
HWDSF
Misionaris di Hong Kong sejak 2020. Berkarya di St. Anne’s Church, Stanley, Hongkong.