Air Mata Maria Magdalena

Kisah Rasul 2:36-41; Yohanes 20:11-18

Katolikana.com – Kisah tentang Maria Magdalena yang menangis di dekat makam Yesus menarik untuk direnungkan. Itu bukan peristiwa psikologis-emosional, melainkan kejadian yang memiliki makna iman.

Berada di tempat yang salah
Maria Magdalena menangis, karena ia berada dalam tempat yang salah. Bukan lokasinya, melainkan pikiran dan hatinya.

Objek cintanya salah sasaran juga. Ia mencari Yesus yang tiga hari sebelumnya wafat. Artinya, ia mencari mayat (Yohanes 20:11). Bahkan mayat yang dikiranya hilang diambil orang (Yohanes 20:13).

Jika itu yang dicarinya, tentu tidak akan ditemukannya. Mengapa?

Karena Yesus yang telah wafat itu sudah bangkit. Yesus sendiri menegaskan bahwa Ia akan bangkit setelah tiga hari.

Maria Magdalena mesti mencari-Nya di tempat Yesus telah bangkit. Namun kalau hanya mengandalkan emosi dan keinginannya ia akan gagal. Ia perlu meninggalkan mata kesedihan dan membuka hati yang penuh iman supaya dapat melihat Yesus yang telah bangkit. Ia berada di dekatnya; tidak dicuri orang.

Tidak akan hilang
Tidak ada orang yang dapat mencuri Tuhan. Tidak pernah Tuhan itu hilang dari hidup kita. Yang sering hilang adalah pikiran dan iman kita. Berapa banyak orang berpikir bahwa Tuhan telah pergi meninggalkannya? Pikiran dan keyakinan seperti inilah yang berbuah kesedihan yang tidak perlu dan air mata yang sia-sia.

Tuhan yang telah wafat itu bangkit, karena tidak mungkin Tuhan dikuasai oleh kematian. “Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan-Nya dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut” (Kisah 2:24).

Tuhan yang hidup
Tuhan Yesus yang kita imani adalah Tuhan yang hidup. Dia telah mengalahkan kematian dan sanggup memberikan kehidupan kepada mereka yang telah mati. Karena kemampuan-Nya itu Dia tetap ada. Tidak seorang pun dapat mengambil atau mencuri-Nya.

Percaya akan hal ini menjadi kekuatan utama hidup kita. Tuhan selalu ada. Tuhan telah mengalahkan maut dan senantiasa bersama kita. Karena itu, menangisi Yesus yang sudah bangkit hanya menumpahkan air mata secara sia-sia. Itulah air mata Maria Magdalena.

Selasa Oktaf Paskah, 7 April 2026
HWDSF

Misionaris di Hong Kong sejak 2020. Berkarya di St. Anne’s Church, Stanley, Hongkong.

Maria Magdalena di kubur YesusPaskahRenungan
Comments (0)
Add Comment