Daya Kekuatan Dalam Nama Yesus

Kisah Para Rasul 3:11-26; Lukas 24:35-48

Katolikana.com- Ada ungkapan menarik yang kita temukan dalam bacaan-bacaan hari ini. Ungkapan itu amat sering kita dengar dan ucapkan, yakni “Dalam Nama Yesus.” Misalnya, dalam rumusan doa-doa Kristen.

Apa makna ungkapan itu dan bagaimana hal itu relevan bagi hidup kita? Mari kita telusuri dalam bacaan-bacaan hari ini.

Percaya Dalam Nama Yesus
Bacaan pertama menceritakan tentang reaksi banyak orang atas penyembuhan orang lumpuh lewat Petrus dan Yohanes. Ketika khalayak itu mengikuti dan mengerumuni dua rasul itu, Petrus menyampaikan ajaran penting tentang Tuhan Yesus.

Intinya, bahwa orang lumpuh itu sembuh karena percaya dalam nama Yesus. “Karena kepercayaan dalam nama Yesuslah, maka Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat dan kenal ini; kepercayaan itulah yang telah memberi kesembuhan kepada orang ini di depan kamu semua” (Kisah 3:16).

Berita untuk segala bangsa
Injil mewartakan tentang Yesus yang menampakkan Diri kepada para murid yang sedang berkumpul dan bercakap-cakap dalam suatu ruangan. Dia meyakinkan mereka yang masih ragu-ragu alias belum percaya bahwa yang mereka lihat adalah Yesus yang telah bangkit (Lukas 24:38-43). Dia bukan hantu.

Lebih dari itu, Yesus menyampaikan pesan penting. “Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga. Dan lagi: Dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem” (Kisah 3:46-47).

Minimal ada dua pesan penting yang bisa kita renungkan tentang nama Yesus itu.
Pertama, bahwa nama itu mengandung daya kekuatan yang luar biasa. Misalnya, menyembuhkan orang. Mereka yang sungguh percaya kepada nama Yesus akan mengalami daya kekuatan-Nya itu.

Kedua, dalam nama Yesus itu kita mesti memberitakan pertobatan dan pengampunan dosa. Dalam nama Yesus orang juga disembuhkan secara rohani, yakni dosanya diampuni. Ini jauh lebih penting daripada kesembuhan jasmani.

Misteri iman
Pada hari keempat Oktaf Paskah ini kita masih merayakan misteri utama iman Kristen, yakni sengsara, wafat, dan kebangkitan Tuhan.

Gereja mengajak kita mengimaninya agar kita mengalami daya kekuatannya.

Kita menggunakan “Dalam Nama Yesus” bukan hanya dalam doa-doa, melainkan dalam seluruh hidup kita. Dalam nama Yesus itu, kita disembuhkan, dikuatkan, dan diselamatkan.

Kamis Oktaf Paskah, 9 April 2026
HWDSF

Misionaris di Hong Kong sejak 2020. Berkarya di St. Anne’s Church, Stanley, Hongkong.

Dalam Nama YesusMisteri ImanRenungan
Comments (0)
Add Comment