Caritas Indonesia dan Caritas Italiana Perkuat Inklusi Disabilitas di Labuan Bajo

Program CBID mendorong pemenuhan hak, partisipasi, dan pemberdayaan penyandang disabilitas.

Labuan Bajo, Katolikana.com – Caritas Indonesia (Karina KWI) berkolaborasi dengan Caritas Italiana melakukan rangkaian kunjungan lapangan dan verifikasi data Program Community Based Inclusive Development (CBID) di Keuskupan Labuan Bajo.

Kegiatan yang dilakukan selama empat hari, 16-19 Juni 2026, merupakan langkah konkret dalam mewujudkan komunitas yang inklusif, tangguh, dan berkeadilan bagi penyandang disabilitas.

Program CBID sendiri merupakan pendekatan berbasis masyarakat yang mendorong pemenuhan hak, partisipasi, dan pemberdayaan penyandang disabilitas. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip-prinsip Konvensi Hak-Hak Penyandang Disabilitas (CRPD) dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Visi Keuskupan yang Inklusif

Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, menyambut baik kunjungan ini dan berharap kerja sama dalam memperhatikan kelompok rentan serta difabel dapat terwujud. Ia menegaskan inisiatif ini sangat sejalan dengan visi dan misi Keuskupan Labuan Bajo yang berpihak pada kaum difabel.

Direktur Caritas Keuskupan Labuan Bajo, RD Yuvens Rugi, menyatakan kesiapannya untuk mengeksekusi proyek kerja sama ini. “Kami telah berkoordinasi dengan paroki-paroki, pemerhati kaum difabel, serta komunitas difabel di seluruh wilayah Kabupaten Manggarai Barat,” ungkapnya.

Kunjungan lapangan peserta kegiatan Program CBID di rumah penyandang disabilitas di Labuan Bajo. Foto: Vinsen Patno/Katolikana.com

Ia menyatakan bahwa data dasar telah terkumpul dan akan segera ditindaklanjuti dengan asesmen mendalam. Senada dengan Mgr. Maksimus, menurutnya kehadiran Caritas Italiana di Labuan Bajo sejalan dengan visi dan misi Keuskupan Labuan Bajo, yang memberi perhatian khusus kepada kelompok rentan dan kaum difabel.

Kunjungan ini bertujuan untuk memverifikasi data dari formulir pernyataan minat yang dikirimkan keuskupan serta menilai kesiapan sumber daya dan komitmen komunitas dalam melaksanakan program CBID.

Selama empat hari, tim gabungan melakukan berbagai aktivitas strategis yaitu ertemuan Strategis: berdiskusi dengan Uskup, Direktur Caritas Keuskupan, dan staf terkait mengenai kondisi umum penyandang disabilitas serta menentukan sektor prioritas intervensi, penjangkauan Masyarakat (Community Outreach).

Kegiatan ini juga mengunjungi lima keluarga yang memiliki anggota penyandang disabilitas untuk memahami secara langsung hambatan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Lalu, melakukan kolaborasi dengan Organisasi Penyandang Disabilitas (OPDs) berdiskusi mendalam dengan tujuh OPDs untuk menggali masukan, rekomendasi, dan merancang langkah-langkah penguatan program yang lebih inklusif.

Delegasi Caritas Italiana mengunjungi penyandang disabiltas di Labuan Bajo. Foto: Vinsen Patno/Katolikana.com

Sinergi Antar-Lembaga

Hasil dari verifikasi lapangan ini akan menjadi dasar pengambilan keputusan untuk menentukan sektor prioritas, kegiatan, serta kelompok sasaran dalam pengembangan program CBID di masa mendatang. Melalui proses ini, diharapkan tercipta pemahaman bersama dan koordinasi yang lebih kuat untuk membangun sistem yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas.

Kemudian Caritas Italiana berperan memberikan dukungan teknis dan memastikan program selaras dengan standar internasional pemberdayaan disabilitas. Sementara itu, Caritas Indonesia (Karina KWI) bertindak sebagai koordinator pelaksana dan fasilitator komunikasi antara pihak Italia dan keuskupan.

Keuskupan Labuan Bajo sendiri memegang peran kunci dalam menyediakan data, memfasilitasi kunjungan ke paroki-paroki, serta menunjukkan komitmen keberlanjutan program di tingkat akar rumput.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi refleksi bersama untuk merancang sistem yang lebih inklusif guna menjawab tantangan yang ditemukan di lapangan. Melalui program CBID ini, Keuskupan Labuan Bajo berharap dapat membangun komunitas yang lebih tangguh, adil, dan berkeadilan bagi semua warganya.

Penulis adalah kontributor Katolikana.com di Labuan Bajo.

Caritas IndonesiaCaritas ItalianaCaritas Labuan BajoPenyandang Disabilitas
Comments (0)
Add Comment