Surakarta, Katolikana.com – Dikenal dengan nama Gendut Suling. Usianya lebih dari 72 tahun. Berasal dari Purworejo, Gilingan, Banjarsari, Solo.
Di depan sebuah Apotik yang berada di Jalan Dr. Setiabudi, Manahan, Surakarta, Gendut Suling berdiri. Usia senja membuatnya berdiri tidak dengan gagah, namun berdiri dengan ditopang walker tongkat, alat bantu berjalan berkaki empat. Setiap hari ia ngamen di situ.
Ia berdiri sejak pukul 18.00 hingga 22.00 malam. Di tepi jalan yang cukup ramai lalu lalang kendaraan, ia memainkan seruling bambu sederhana.
Sudah 15 tahun lebih Gendut Suling ngamen di tempat ini. Beberapa orang yang keluar dari apotik menyempatkan memberi uang receh. Beberapa pengendara motor berhenti mengulurkan tangan menyodorkan uang kertas nominal kecil pada Gendut Suling.
Para pemberi rejeki tidak memperhatikan lagu apa yang dimainkan Gendut dengan sulingnya. Mereka hanya mengulurkan tangan karena ada pengamen yang mengamen dengan seruling.
Berbarengan suara musik yang lain
Di seberang jalan tempat Gendut Suling berdiri, terdengar suara musik dari organ tunggal dan suara penyanyi yang menyanyikan lagu dari sebuah tenant rumah makan. Suara suling Gendut, tetap mengalir diantara suara itu dan sesekali berhenti.
Jika diperhatikan, lagu yang dinyanyikan dengan suling oleh Gendut, lagu-lagu manca negara, sweet memories, lagu lawas. Lagu-lagu itu dinyanyikan, namun tidak lengkap.
Entah Gendut Suling sudah lupa lagu lengkapnya atau memang penguasaan lagunya sejak dulu hanya sebatas bagian itu.
Speak Softly Love
Beberapa lagu dinyanyikan diantaranya, Speak Softly Love, (Love Theme From “The Godfather”) dengan lirik yang dilagukan hanya :
“Speak softly, love and hold me warm against your heart
I feel your words, the tender trembling moments start”.
Boulevard
Lagu Dan Byrd berjudul Boulevard, lagu tahun 1984 dinyanyikan tidak lengkap.
Diantaranya potongan lagu mengarah ke lirik:
“Please tell me why
You make me cry
I beg you please I’m on my knees
If that’s what you want me to
Never knew that it would go so far
When you left me on that boulevard
Come again, you would release my pain
And we could be lovers again”.
I Just Called to Say I Love You
Lagu Stevie Wonder di 1984, dinyanyikan tidak lengkap.
Dengan lirik terpenggal:
But what it is, is something true
Made up of these three words that I must say to you
I just called to say I love you
I just called to say how much I care
Harapan masih ada
Melaui seruling, Gendut Suling masih punya harapan ada orang baik yang mengulurkan tangan. Setiap hari Gendut Suling membawa pulang uang rata-rata enam puluh lima ribu rupiah.
Bagi Gendut Suling meskipun ia tidak tahu apa yang dinyanyikan tapi ada frasa “but what it is is something true” yang artinya “namun yang sebenarnya terjadi adalah sesuatu yang nyata”
Nyata ada yang masih berbaik hati.(*)
Katekis di Paroki Kleco, Surakarta