Pintu Iman : Mendekatkan Bunda Maria dalam Hidup Keluarga

Katolikana.com – Paus Pius XII pada 1 November 1950 melalui konstitusi apostolik Munificentissimus Deus,  mencanangkan secara resmi perayaan Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga.

Setiap tanggal 15 Agustus, Gereja Katolik memperingati peristiwa iman di mana Bunda Maria diangkat beserta jiwa dan badannya ke dalam kemuliaan surga setelah peziarahan hidupnya di bumi selesai.

Maria diangkat ke surga oleh kuasa Allah. Perayaan ini menjadi simbol kemenangan atas dosa dan maut, serta memberikan harapan akan kehidupan kekal bagi seluruh umat beriman. Perayaan ini juga mengingatkan umat pada luhurnya martabat tubuh manusia di hadapan Allah.

Pada perayaan ini umat beriman diajak mengikuti Perayaan Ekaristi dan mendaraskan doa pada Bunda Maria perantara rahmat.

Pintu Iman
Porta Fidei (Pintu Iman) adalah Surat Apostolik berbentuk Motu Proprio yang dikeluarkan oleh Paus Benediktus XVI pada 11 Oktober 2011, tentang Bunda Maria, di ungkapkan bahwa dengan iman, Maria menerima kata-kata Malaikat dan percaya kepada pesan bahwa dia akan menjadi Bunda Allah dalam ketaatan kesalehannya (bdk. Luk. 1:38).

Ketika mengunjungi Elizabet, dia melambungkan madah pujiannya kepada Yang Mahatinggi karena karya ajaib yang telah dikerjakan-Nya di dalam diri mereka yang menaruh kepercayaan kepada-Nya (bdk. Luk. 1:46-55).

Dengan sukacita dan kegentaran ia melahirkan Anaknya yang tunggal, dengan keperawanannya yang tetap tak ternoda (bdk. Luk.2:6-7).

Sambil tetap memercayai Yusuf, suaminya, ia membawa Yesus ke Mesir untuk menyelamatkan-Nya dari pengejaran Herodes (bdk. Mat, 2:15-17).

Dengan kepercayaan yang sama, ia mengikuti Tuhan dalam pewartaan-Nya dan tetap menyertai-Nya sampai ke Golgota (bdk. Yoh. 19:25-27).

Dengan iman-kepercayaannya Maria mengecap buah-buah kebangkitan Yesus dan sambil tetap menyimpan setiap kenangan di dalam hatinya (bdk. Luk. 2:19,51).

Ia meneruskannya kepada Keduabelas Rasul yang berkumpul di ruang atas untuk menerima Roh Kudus (bdk. Kis. 114-2:1-4).

Taman doa dalam keluarga
Kedekatan dengan Bunda Maria dalam tradisi Katolik, dilambangkan dengan benda-benda rohani dalam rupa tasbih Rosario, patung bunda Maria dan doa-doa Novena Bunda Maria. Selain itu juga terdapat taman doa dan Gua Maria.

Kedekatan dengan Bunda Maria dalam hidup keluarga, oleh keluarga ada pula yang menghadirkan taman doa dalam keluarga di sudut ruang rumah yang dimiliki.

Bunda Maria, doakanlah kami (*)

Katekis di Paroki Kleco, Surakarta

Comments (0)
Add Comment