Pematang Siantar, Katolikana.com – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Sumatera Utara resmi mengukuhkan Panitia Pesparani Katolik Sumatera Utara III Tahun 2026 di Pusat Pembinaan Umat (PPU) Catholic Center Keuskupan Agung Medan, Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara, Sabtu (23/5/2026).
Pengukuhan Panitia Pesparani ini dihadiri Vikaris Episkopal (Vikep) Pematang Siantar, RP. Ambrosius Nainggolan OFMCap, para Suster, pengurus LP3KD Sumut, pengurus LP3KD Pematang Siantar, serta panitia yang akan bertugas menyukseskan pelaksanaan Pesparani Katolik Sumatera Utara III dijadwalkan berlangsung pada 23–25 Oktober 2026 di Kota Pematang Siantar.
Bukan Sekadar Perlombaan
Ketua Umum LP3KD Sumatera Utara, Dr. Drs. Hendrik H. Sitompul, M.M., pada acara Pengukuhan Panitia Pesparani Sumut III 2026 dan Rapat Perdana di Pematang Siantar dalam sambutannya mengajak seluruh panitia bekerja dengan semangat kebersamaan dan pengabdian.
Menurutnya, Pesparani bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi sarana pembinaan iman dan persaudaraan umat Katolik.
“Panitia yang dilantik hari ini menerima tanggungjawab pelayanan. Kita ingin Pesparani Sumut lll 2026 menjadi peristiwa iman yang mempersatukan umat dan memuliakan Tuhan melalui seni liturgi,” ujar Hendrik Sitompul.
Lanjut Hendrik, dengan nilai kebersamaan para panitia tentu kegiatan ini akan berjalan baik dan sukses “Saya akan terdepan menyukseskan Pesparani Sumut lll 2026 ini,” pungkasnya.
Menandai Awal Perjalanan Pelayanan
Vikaris Episkopal (Vikep) Santo Paulus Rasul Pematang Siantar, RP. Ambrosius Nainggolan OFMCap, dalam renungannya menegaskan bahwa pelayanan harus menjadi dasar kepemimpinan panitia.
Pesparani adalah wadah perjumpaan iman, persaudaraan, dan kesaksian melalui seni suara liturgis. Melalui Pesparani, umat Katolik dipanggil untuk semakin mencintai liturgi, memperdalam iman, dan menghadirkan keindahan Injil dalam nyanyian serta karya seni yang memuliakan Allah.
Pelantikan panitia hari ini, tambah Pastor Ambrosius, menandai awal perjalanan pelayanan yang penuh tanggung jawab. Mereka yang dilantik akan menjadi pelayan umat, penggerak persaudaraan, dan saksi kasih Kristus dalam mempersiapkan Pesparani.
“Marilah kita mendukung mereka dengan doa dan semangat kebersamaan, agar Pesparani Sumatera Utara III 2026 sungguh menjadi peristiwa iman yang indah, membawa sukacita, dan memperkuat persatuan Gereja sinodal di Sumatara Utara,” kata Pastor Ambrosius.
Kemudian Pastor Ambrosius mengutip pesan Injil bahwa Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani.
“Pesparani harus menjadi ruang pelayanan dan persaudaraan. Ketika kita melayani dengan kasih dan kerendahan hati, maka karya ini akan membawa berkat bagi Gereja dan masyarakat,” kata Pastor Ambrosius.
Kepanitiaan dan Pelaksanaan
Adapun susunan inti panitia yang dikukuhkan yakni Jaruddin Silvanus Simarmata sebagai Ketua Panitia, Lundu Sihotang sebagai Sekretaris dan Evelin Silalahi sebagai Bendahara. Kemudian puluhan panitia berbagai bidang-bidang lainnya.
Pemberian Tanda Penugasan dengan Pemberian SK oleh Ketua Umum LP3KD Sumut dan Name Tag oleh Sekretaris Umum LP3KD. Kepengurusan ini akan memimpin seluruh rangkaian persiapan menuju pelaksanaan Pesparani Sumut III Tahun 2026.
Ketua Panitia, Jaruddin Silvanus Simarmata menyampaikan kesiapan panitia untuk bekerja maksimal demi suksesnya kegiatan tersebut. Ia berharap dukungan seluruh umat Katolik di Sumatera Utara dapat memperkuat persiapan hingga hari pelaksanaan.
“Kami percaya dengan kerjasama semua pihak, Pesparani Sumut III Tahun 2026 dapat berlangsung sukses dan menjadi kebanggaan Gereja Katolik di Sumatera Utara,” ungkap Jaruddin.
Daud Simanjuntak selaku ketua LP3KD Kota Pematang Siantar dalam sambutanya menyampaikan turut mendukung dan sukseskan kegiatan Pesparani Sumut lll 2026 sebagai tuan rumah. Kemudian menjadi suatu kehormatan atas kepercayaan yang telah diberikan oleh LP3KD Sumut.
Lalu secara pribadi dan sebagai ketua LP3KD Kota Pematang Siantar, Daud menyatakan siap mendukung sebagai tuan rumah untuk sukseskan Pesparani Sumut lll 2026 ini, tentu dengan harapan kebersamaannya diharapkan semua panitia dapat bekerjasama yang baik dan saling berkoordinasi antar semua unsur pengurus dan panitia.
“Pesparani Sumut III di Kota Pematang Siantar diharapkan mempererat persaudaraan sejati, meningkatkan kualitasi umat dan menjadi wadah pembinaan generasi muda yang berkarakter,” kata Daud.
Setelah Pelantikan dan Pengukuhan Panitia Pesparani III Sumatera Utara, dilanjutkan dengan Rapat Perdana dengan beberapa Keputusan. Pertama, Pesparani adalah Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik. Kedua, Pesparani ini sudah diadakan sebanyak 2 kali di Medan dan di Balige, sedangkan yang ke III akan dilaksanakan di Pematang Siantar pada tanggal 23-25 Oktober 2026.
Kegiatan Pesparani III Sumatera Utara dilaksanakan pada 23 Oktober 2026, yang merupakan opening seremonial, dan pelaksanaan lomba pada 24 Oktober 2026, serta petupan dilansungkan pada 25 Oktober dengan ditutup acara seminar tentang liturgi Gereja Katolik, perayaan ekaristi dan pengumuman pemenang lomba-lomba.
Kontributor Katolikana, tinggal di Paroki St. Maria Ratu Rosari Tanjung Selamat Medan, Keuskupan Agung Medan.