Surakarta, Katolikana.com – Sinodalitas mewujudkan Gereja yang Bahagia, Menginspirasi dan Menyejahterakan menjadi wujud upaya bersama membantu umat untuk memiliki rumah yang layak huni.
Kerjasama Tim Pelayanan Bedah Rumah Bidang Pelayanan Kemasyarakatan Paroki Santo Paulus Kleco Surakarta, menggandeng Lingkungan Santo Markus Wilayah Santo Andreas Songgolangit dan bekerja sama dengan Kevikepan Surakarta pada 1-10 Juni 2026 telah melakukan perbaikan rumah Keluarga VM. Yunari Dwi Cahyani, umat Lingkungan Santo Markus yang tinggal bersama seorang putranya.
Pada Senin(27/7/2026) pukul 10.00 WIB Kepala Paroki Santo Paulus Kleco Surakarta Romo Fransiscus Anggras Prijatno, MSF berkenan memimpin pemberkatan rumah dan menyerahkan hasil “Bedah Rumah” kepada keluarga.
Hadir mendukung Ibadat Pemberkatan Timpel Bedah Rumah Paroki (Veronika Ary Widayanti, Carolina Novi Hapsari, Fransisca Henny Ariani Utami dan Mari Sekar Wijayaningtyas), Ketua Lingkungan Santo Markus Antonius Henry Sulistyo, Bendahara Lingkungan Fransiska Sri Harini serta umat Lingkungan Santo Markus.
Usaha secara tulus
Romo Anggras dalam permenungan ibadat memberikan inspirasi bahwa memberi tidak akan menjadi kita miskin. Jika ikhlas memberi dan menyadari bahwa yang dimiliki berasal dari Tuhan, maka berkat itu akan terus mengalir.
“Kisah Zakheus dalam Kitab Suci yang baru saja kita dengarkan memberikan inspirasi tentang usaha tulus mencari Tuhan, penerimaan tanpa syarat, dan pertobatan sejati yang dibuktikan lewat tindakan nyata”, ungkap Romo Anggras.
“Karya sosial Gereja dapat terwujud karena adanya kolekte umat. Kolekte umat diwujudkan untuk kegiatan papa miskin yakni bedah rumah, kesehatan, pendidikan, bantuan sosial dan lainnya”, lanjut Romo Anggras.
“Apa yang dirasakan Ibu Yunari saat ini?”, tanya Romo Anggras pada Ibu Yunari dalam dialog.
“Bahagia Romo, karena Romo berkenan hadir bersama umat dan kami tidak khawatir rumah kami ambruk. Sudah diperbaiki”, jawab Ibu Yunari dengan penuh syukur.
Perbaikan atap dan plafon
Kondisi awal rumah VM. Yunari Dwi Cahyani sebelum dilakukan perbaikan mengalami kerusakan pada rangka atap, genting dan plafon.
Melalui pengusulan dari Seksi Yanmas Lingkungan Santo Markus Fransiskus Joko Ispraptono yang mengajukan ke DPPH Paroki, dilakukan survey oleh Timpel Bedah Rumah, disusun RAB serta dibahas bersama tentang segala persyaratan yang perlu dipenuhi untuk dilakukan proses perbaikan rumah.
Sukacita bersama dirasakan oleh keluarga, lingkungan dan paroki. Kebahagiaan dalam kebersamaan menandai perjalanan bersama dalam kehendak baik seraya mengucapkan syukur atas rahmat-Nya dan kebaikan-kebaikan bersama. (*)
Katekis di Paroki Kleco, Surakarta