Terus Menerus Membaharui Diri

Katolikana.com – Pembaruan dan penggantian yang terus terjadi membuat tubuh tetap sehat. Berkat digantinya sel-sel lama dengan yang baru tubuh berfungsi baik. Namun seiring dengan bertambahnya usia regenerasi jaringan melambat dan proses perbaikan sel-sel baru menjadi lama.

Bukan hanya sel-sel tubuh yang perlu terus diperbarui. Sel-sel rohani pun demikian.

Mereka yang rajin mengganti sel-sel rohani lama dengan yang baru akan tetap sehat dan segar hidup rohaninya.

Itulah salah satu tema yang dapat direnungkan dari bacaan Injil hari ini. “Tiada seorang pun mengisikan anggur baru ke dalam kantong kulit yang tua. Sebab jika demikian, anggur yang baru itu akan mengoyakkan kantong tua itu, lalu anggur itu terbuang dan kantong itu pun hancur. Tetapi anggur yang baru harus disimpan dalam kantong yang baru pula. Dan tiada seorang pun yang telah minum anggur tua ingin minum anggur yang baru” (Lukas 5:37-39).

Mengapa demikian? “Anggur yang tua lebih baik” alias lebih enak.

Hidup baru

Isi perumpamaan itu benar. Apa pesan yang ingin disampaikan?Pertama, hidup baru dalam Tuhan (pembaptisan) tidak bisa disimpan dalam mentalitas dan cara hidup yang lama. Memerlukan penghayatan dalam cara hidup yang baru.

Misalnya, ajaran kasih dan pengampunan sulit dihayati dalam adat kebiasaan yang menyukai balas dendam atau suka menyimpan kesalahan.

Sebagai orang Kristen harapannya bisa mengenakan Yesus dan kehidupan-Nya dalam hidup rohani.

Namun hal itu tidaklah mudah.  Memohon hidup damai dalam Tuhan, namun tidak mau mengampuni orang lain bahkan suka menghakimi. (Belajar dari nasihat Santo Paulus dapat direnungkan 1 Korintus 4:5).

Kedua, cara hidup lama itu membuat merasa nyaman dan sulit berubah. Suka mengenakan baju baru atau membeli “hand-phone” terbaru, namun sulit mengubah mentalitas lama dan mati-matian mempertahankan kebiasaan lama.

Ingin sukses tetapi tidak mau belajar dan mendisiplin diri. Ingin kaya tanpa mengatur keuangan secara baru dan cermat. Tidak mau kerja keras, korupsi, pidato sebagai narasi tanpa perwujudan “berisi” dan praktik-praktik “lama” masih menjadi hambatan dan tantangan memperbaharui diri.

Menyimpan anugerah

Bacaan hari ini meneguhkan untuk tidak menyimpan anugerah Tuhan yang selalu baru dalam mentalitas lama. Mengonsumsi asupan rohani baru yang penuh gizi dan meninggalkan kebiasaan lama.

Menghayati hidup Kristen secara terus menerus sebagai cara dan sarana membaharui diri.

Jumat, 4 September 2026
HWDSF

 

_____

Rekomendasi Literasi : Seri Dokumen Gerejawi No 104 Anggur Baru dalam Kantong Kulit Baru. Link Dokumen.

 

Misionaris di Hong Kong sejak 2020. Berkarya di St. Anne’s Church, Stanley, Hongkong.

Anggur baru dan kantong baru
Comments (0)
Add Comment