INFO JPIC Berikan Layanan Kesehatan dan Pendampingan Anak Pasca Bencana di Tapanuli Tengah

Pelayanan Kesehatan dan Pendampingan Anak-Anak oleh INFO JPIC Regio Jawa – Palembang – Lampung bekerjasama dengan INFO JPIC Regio Sibolga dilakukan pada Minggu 19 April 2026 hingga Sabtu 25 April 2026.

Surakarta, Katolikana.com – INFO JPIC ( Inter-Franciscans for Justice, Peace, and Integrity of Creation) merupakan perhimpunan para penggerak Keadilan, Perdamaian, dan Keutuhan Ciptaan yang berasal dari berbagai tarekat Fransiskan-Fransiskanes se-Indonesia.

Berikut ini penuturan Herlangga Surendra Murti pada Katolikana.com, Jumat (8/5/2026) di RS Brayat Minulya Surakarta, serta penuturan Sr. M. Lorenza, OSF dari RS St. Elisabeth Semarang, Rabu (12/5/2026) tentang pelaksanaan pelayanan kesehatan dan pendampingan anak-anak.

Tapanuli Tengah merupakan salah satu wilayah di Sumatera Utara yang terdampak paling parah akibat bencana banjir dan tanah longsor akhir tahun 2025. Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat terdampak bencana di wilayah Tapanuli Selatan dan sekitarnya, INFO JPIC Regio Sibolga bekerja sama dengan INFO JPIC Regio Jawa-Palembang-Lampung melaksanakan pelayanan kesehatan serta pendampingan anak-anak pasca bencana.

Tim relawan lintas kongregasi INFO JPIC yang terdiri dari tenaga religius dan tenaga kesehatan membantu masyarakat dalam pemulihan kesehatan fisik, psikologis, serta memberikan penguatan moral bagi warga terdampak.

Secara umum, kondisi wilayah terdampak mulai berangsur pulih. Akses jalan sudah dapat dilalui, walaupun di beberapa titik masih terlihat bekas longsor. Kehidupan masyarakat mulai berjalan normal, namun dampak kesehatan pasca bencana mulai dirasakan oleh warga.

Tinggal di PBI
Pelayanan kesehatan dan pendampingan anak-anak dilaksanakan pada 19 April 2026 hingga 25 April 2026 di beberapa wilayah pelayanan sekitar Sibolga, Kolang, Sorkam, dan sekitarnya. Selama kegiatan berlangsung, tim relawan tinggal di PBI (Pusat Bina Iman) Mela Sibolga, milik para fransiskan OFM Capusin.

Relawan berjumlah 10 orang yang berasal dari:
Yayasan OSF berjumlah 5 orang Sr. M. Chriscentine, OSF., (RS Santo Yusuf Boro) Sr. M. Lorenza, OSF., (RS St. Elisabeth Semarang), dr. Sebastian Ario Susanto, Laurentinus Denis Satria, S.Kep.,Ners, (RS St. Elisabeth Bekasi) Herlangga Surendra Murti,S.Kep., Ners (RS Brayat Minulya Surakarta).

Kongregasi SFS berjumlah 2 orang (Sr.M. Kresentia, SFS., Yulianus Ariyudanugraha).

Kongregasi FSGM berjumlah 3 orang (Sr. Laurentine, FSGM., Sr.Ivana, FSGM., Sr. Geasinta, FSGM).

Pelayanan pemeriksaan kesehatan di Kecamatan Kolang Tapanuli Tengah (Dok. INFO JPIC)

Pelayanan di Kecamatan Kolang
Pelayanan dilaksanakan di salah satu rumah penduduk. Jumlah pasien yang dilayani sebanyak 56 orang. Dilakukan Pemeriksaan gula darah sewaktu sebanyak 34 orang. Kunjungan kerumah warga 2 pasien yang tidak dapat berjalan. Keluhan kesehatan yang banyak ditemukan: batuk pilek, pegal-pegal / nyeri badan, hipertensi dan diabetes.

Pelayanan di daerah Sibolga
Kondisi wilayah Sibolga terlihat sungguh memprihatinkan akibat longsor dan banjir yang melanda sejak bulan November lalu. Hingga saat ini, akhir April, masih banyak warga yang rumahnya terdampak banjir dan belum dapat kembali ke tempat tinggal mereka, sehingga masih harus bertahan di lokasi pengungsian.

Dampak terparah saat banjir selain Tapanuli Utara juga di Sibolga.

Di Sibolga Tim INFO JPIC tidak memberi pelayanan kesehatan seperti di Tapanuli Tengah, namun hanya menelusuri perjalanan sepanjang Sibolga untuk melihat situasi banjir.

Tim juga mengunjungi komunitas para Suster OSF Sibolga dan komunitas Suster OP. Dari kunjungan ke kedua komunitas suster, tim mendapatkan pengalaman berharga atas refleksi yang disampaikan para suster yang secara langsung terkena bencana, terkepung tanah longsor, perlu memberikan bantuan pada pengungsi dalam keadaan terbatas dan adanya campur tangan Tuhan dalam situasi keterbatasan.

Pelayanan di Desa Satahi Nauli
Pelayanan kesehatan bagi warga sebanyak 93 orang, jumlah anak-anak yang didampingi sebanyak 30 anak dan pemeriksaan gula darah sewaktu sebanyak 71 orang.
Keluhan kesehatan utama yaitu: Gatal-gatal, hipertensi, diabetes yang tidak terkontrol, batuk, pilek dan demam pada anak-anak.
Sebagian rumah warga sebelumnya terkena banjir, namunkondisi sudah mulai teratasi.

Pelayanan di Desa Aek Manuhar
Wilayah ini terdampak pada sektor ekonomi, di mana kebun dan sawah terkena banjir serta saluran air terputus. Namun rumah tinggal masyarakat dalam kondisi aman.

Masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dan telah mempersiapkan tempat pelayanan dengan baik. Pelayanan diawali dengan sambutan singkat oleh perwakilan JPIC Regio Sibolga, Pastor Pius OFM Capusin, kemudian dilanjutkan dengan pelayanan kesehatan dan pendampingan anak-anak.

Jumlah pasien yang dilayani sebanyak 58 orang, jumlah anak-anak yang didampingi sebanyak 35 anak dan pemeriksaan gula darah sewaktu sebanyak 58 orang.
Keluhan kesehatan utama yaitu: mata kabur, nyeri pinggang hingga kaki serta hipertensi.

Pelayanan di Desa Rianiate Kecamatan Sorkam
Pelayanan dilaksanakan di salah satu gereja stasi. Sebelum kegiatan dimulai, dilaksanakan sambutan oleh Ketua JPIC Regio Sibolga, Pastor Pedro OFM Cap, dilanjutkan perkenalan singkat oleh Sr. M. Chriscentine OSF. Selanjutnya dilakukan pembagian bingkisan kepada anak-anak dan diteruskan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Jumlah pasien yang dilayani sebanyak 92 orang, pemeriksaan gula darah sewaktu: 68 orang.
Keluhan kesehatan utama yang dirasakanya yaitu: pegal linu, hipertensi. Diabetes yang tidak terkontrol dan anemia.

Pendampingan anak-anak di Desa Rianiate Kecamatan Sorkam Tapanuli Tengah (Dok. INFO JPIC)

Perayaan Pesta Pelindung Provinsi OFM Capusin
Tim INFO JPIC mengikuti perayaan Pesta Pelindung Provinsi OFM Capusin pada Jumat 24 April 2026 yang diselenggarakan di Pantai Capusin dalam suasana penuh sukacita, persaudaraan, dan rasa syukur. Kegiatan ini dihadiri oleh para Pastor OFM Capusin, Bruder OFM Capusin, para Frater OFM Capusin, serta para Novis yang datang bersama sebagai satu keluarga besar religius.

Momentum ini menjadi sarana penting untuk mempererat persaudaraan, meneguhkan panggilan, serta memperdalam semangat hidup menurut teladan Santo Fransiskus.

Tim INFO JPIC lakukan pelayanan kesehatan dan pendampingan anak pasca bencana di Tapanuli Tengah, Minggu (19/4/2026) hingga Sabtu (25/4/2026) – (Dok. INFO JPIC)

Persaudaraan lintas kongregasi
Kegiatan pelayanan kesehatan dan pendampingan pasca bencana merupakan wujud nyata pelayanan kasih, solidaritas, dan kepedulian bagi warga yang membutuhkan.

Kehadiran tim tidak hanya membantu masyarakat dalam aspek kesehatan, tetapi juga menghadirkan harapan, dan semangat baru bagi warga terdampak.

Kerja sama antara INFO JPIC Regio Sibolga dan INFO JPIC Regio Jawa– Lampung–Palembang menunjukkan bahwa persaudaraan lintas kongregasi dapat menjadi kekuatan besar dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Semua yang dijalani hanyalah demi kemuliaan Tuhan dan kebaikan sesama. (*)

Katekis di Paroki Kleco, Surakarta

Info JPICKerjasama lintas kongregasi fransiskan dan fransiskanesPelayanan pasca banjir di Tapanuli Tengah
Comments (0)
Add Comment