Orientasi Panggilan Profesi (OPP) bagi siswa-siswi SMA Pangudi Luhur (PL) Van Lith Muntilan, Magelang, Jawa Tengah merupakan kegiatan program khas pembentukan karakter dan pendampingan studi lanjut
Surakarta, Katolikana.com – Tiga orang siswa-siswi Kelas 11, SMA Pangudi Luhur (PL) Van Lith Muntilan mengadakan Orientasi Panggilan Profesi ( OPP) di Bagian Gizi dan Bagian Farmasi RS Brayat Minulya Surakarta pada Senin – Jumat (8-12/6/2026).
Tiga orang siswa-siswi dari salah satu SMA unggulan yang dikelola Bruder FIC ini terdiri dari 1 siswa dan 2 siswi yaitu Isidorus Ksatria Aprilio Santosa dari Bekasi, Clarissa Adeline Siahaan dari Jakarta Barat dan Catarina Tristy Nayotama dari Tangerang Selatan.
Selama berada di Solo mereka tinggal di rumah Ibu Rika yakni orangtua teman seangkatan di SMA Van Lith Muntilan, yang letaknya di Gondang Barat, Manahan Solo.
Selama lima hari para siswa belajar mengenal profesi ahli gizi dan farmasi.
Pembentukan karakter
Orientasi Panggilan Profesi (OPP) bagi siswa-siswi SMA Pangudi Luhur (PL) Van Lith Muntilan, Magelang, Jawa Tengah merupakan kegiatan program khas pembentukan karakter dan pendampingan studi lanjut yang wajib diikuti oleh para siswa (yang dikenal dengan julukan Vanesian) untuk mempersiapkan masa depan mereka.
Program ini terkait erat dengan Bimbingan Karier yang diselenggarakan sekolah.
Melalui program OPP, para siswa dibekali dengan berbagai wawasan dan persiapan menuju jenjang perguruan tinggi maupun dunia karier. Pendampingan ini mencakup pemetaan potensi, bimbingan penjurusan, serta pembentukan mental agar siswa memiliki arah yang jelas setelah menyelesaikan pendidikan berasrama di Van Lith.
Orientasi Panggilan Profesi
Orientasi Panggilan Profesi (OPP) untuk siswa SMA kelas 11 adalah proses krusial untuk menjembatani minat, bakat, dan potensi akademik dengan pilihan jurusan kuliah dan dunia kerja di masa depan.
OPP membantu siswa menghindari kebingungan dalam mengambil keputusan karir yang tepat. Program orientasi ini mendampingi siswa melakukan pemahaman diri (Self-Assessment), minat dan bakat, mengetahui bidang apa yang paling disukai dan mengetahui nilai hidup (values) yang penting dalam pekerjaan kelak serta memahami tanggung jawab, lingkungan kerja, dan jenjang karir profesi.
Ahli gizi dan farmasi
Di RS Brayat Minulya para siswa SMA Van Lith Muntilan yang melaksanakan OPP akan diajak mengenal karier untuk ahli gizi dan farmasi berfokus pada integrasi ilmu klinis, nutrisi, dan farmakologi serta regulasi yang berlaku.
Peta jalan (roadmap) dan panduan bimbingan karier untuk kedua bidang tersebut:
Jalur Karier Ahli Gizi (Nutrisionis & Dietisien), prospek karier ilmu gizi berkembang pesat seiring tingginya tren gaya hidup sehat sehingga dapat mengisi formasi pekerjaan:
- Gizi Klinis (Rumah Sakit/Klinik): Berperan menyusun terapi diet khusus untuk pasien diabetes, penyakit jantung, dan lainnya.
- Nutrisionis Komunitas: Bekerja di puskesmas, instansi pemerintah (Dinkes), atau LSM untuk merancang program perbaikan gizi masyarakat.
- Food Service Management: Mengelola manajemen gizi dan makanan di institusi berskala besar seperti katering maskapai, asrama, atau katering diet.
Profesi farmasi menawarkan fleksibilitas tinggi antara sektor sains, klinis, dan bisnis:
- Farmasi Klinis dan Komunitas: Berpraktik langsung di apotek, klinik, atau rumah sakit untuk memastikan kerasionalan obat, dosis, dan edukasi pasien.
- Industri Farmasi: Bergerak di bidang Quality Control (QC), Quality Assurance (QA), Produksi, atau Riset dan Pengembangan (R&D) obat.
- Badan Pengatur dan Regulasi: Sebagai pengawas obat/makanan (BPOM) atau staf registrasi produk.
Kerjasama SMA Van Lith Muntilan dengan RS Brayat Minulya Surakarta menjadi peta jalan tiga orang siswa mempersiapkan masa depannya dengan baik.(*)
Katekis di Paroki Kleco, Surakarta