“Aku dilahirkan untuk hal-hal yang lebih besar”. (Dampingi kaum muda, berjalan bersama menuju masa depan berpengharapan).
Surakarta, Katolikana.com – Orientasi Panggilan Profesi (OPP) yang diselenggarakan SMA Pangudi Luhur (PL) Van Lith Muntilan, Magelang, Jawa Tengah Tahun 2026 atau Angkatan 34 bertajuk Ad maiora natus sum: Choose your love, love your choice
Frasa Latin Ad maiora natus sum berarti “Aku dilahirkan untuk hal-hal yang lebih besar”. Frasa ini memberi pengingat yang kuat bahwa hidup yang dimiliki seseorang (kaum muda) memiliki potensi dan tujuan yang melampaui kepentingan pribadi atau sekadar rutinitas sehari-hari.
Makna mendalam frasa ini memberikan peneguhan:
Potensi tanpa batas
Seseorang diciptakan dengan kemampuan untuk mencapai hal-hal luar biasa.
Bermakna bagi orang lain
Hidup bukan cuma soal bertahan, melainkan memberikan dampak positif dan bermanfaat bagi banyak orang.
Mindset berkembang
Menjadi pendorong untuk terus belajar dan melampaui batasan diri sendiri. Hal ini menjadi semangat untuk menghadapi hari ini dan merancang masa depan yang penuh harapan.
Dasar filosofis ini yang menjadi bekal kehendak dan mulai ditanamkan dalam diri para siswa Van Lith dalam menjalani OPP.
Selasa (9/6/2026) hadir mengadakan kunjungan pendampingan siswa-siswi OPP di RS Brayat Minulya Surakarta, Bruder FX Kuswoyo, FIC dan Vili guru pendamping serta perwakilan orangtua murid dibersamai Suster M. Rosane, OSF (Bagian Farmasi) dan Agnes Sri Widayati (Bagian Gizi RS Brayat Minulya).
Chose your love, love your choice
“Dalam kegiatan OPP para siswa-siswi diajak mengenal pekerjaan yang mungkin akan menjadi cita-cita ke depan. Jika para siswa sudah menemukan kesesuaian dan cocok akan dilanjutkan dengan memilih jurusan dan studi lanjut perkuliahan. Harapannya para siswa tidak sia-sia mengambil pilihan sesuai pengetahuan awal tentang profesi dan kesesuaian hati,” kata Vili guru pendamping yang hadir di RS Brayat Minulya Surakarta bersama Bruder FX Kusworo, FIC.
Profesi sebagai panggilan
Bruder FX Kusworo, FIC mengungkapkan bahwa profesi adalah panggilan melayani masyarakat. Pelayanan ini memerlukan perhatian, hati dan totalitas.
“Pengabdian mencintai profesi tumbuh jika pelayanan dilakukan sepenuh hati”, ungkap Bruder Kusworo, FIC.
OPP Angkatan 34, sebanyak 186 siswa dan siswi menjalani OPP di Semarang, Yogya, Surabaya, Malang, Jabodetabek dan Solo. Di Solo sebanyak 19 siswa.
Para siswa dan siswi sesuai pilihan para siswa dan siswi, melakukan orientasi di bidang profesi diantaranya bidang medis, finansial, hukum, teknik, pertanian agrobisnis dan profesi lainnya. Satu dari 186 siswa siswi terdapat satu siswa yang melakukan orientasi di seminari.
Orientasi di RS Brayat Minulya
Sementara di RS Brayat Minulya Surakarta satu siswa melakukan orientasi di bagian farmasi dan dua siswi di bagian gizi.
Di farmasi siswa menerima pengetahuan dan wawasan tentang obat dan farmasi.
Sedangkan di bagian gizi menurut Agnes Sri Widayati (Bagian Gizi RS Brayat Minulya) siswa diajak untuk mengetahui pekerjaan di bagian gizi rumah sakit: pagi memberikan asupan, menetapkan diet dan mengenal pengolahan makanan sebagai asupan gizi di rumah sakit.
Setelah kunjungan di RS Brayat Minulya, Bruder FX Kusworo, FIC dan Vili guru pendamping melanjutkan kunjungan di ATMI Mikael Surakarta. (*)
_______
Link terkait Tiga Orang Siswa-siswi SMA Van Lith Muntilan Lakukan OPP di RS Brayat Minulya Surakarta
Katekis di Paroki Kleco, Surakarta