Harta berharga bagi lansia salah satu diantaranya karunia sehat.
Surakarta, Katolikana.com– Pendampingan Iman Usia Lanjut (PIUL) merupakan bagian Formasio Iman Berjenjang dan Berkelanjutan (FIBB) bagi umat lansia.
PIUL berfokus pada pendampingan kaum lansia agar tetap aktif, sehat, dan bersyukur di usia senja. Selain pendampingan dalam kegiatan doa, peribadatan, perayaan dan pemberian sakramen Gereja, juga dilakukan perjumpaan dan persaudaraan.
Agar tetap aktif dan sehat umat usia senja, paroki mengadakan senam lansia, pemeriksaan kesehatan dan edukasi hidup sehat bagi umat adiyuswa. Harta berharga bagi lansia salah satu diantaranya karunia sehat.
Tim Pelayanan PIUL Paroki Santo Petrus Purwosari Surakarta, bekerjasama dengan Tim Pelayan Kesehatan Paroki dan RS Brayat Minulya Surakarta mengadakan senam lansia dan pemeriksaan kesehatan bagi para adiyuswa pada Sabtu (20/6/2026) pukul 06.30 – 10.00 WIB.
Lebih dari 71 orang adiyuswa mengikuti senam dan melakukan pemeriksaan kesehatan.
Ketua Tim Pelayanan PIUL Paroki Santo Petrus Purwosari Antonius Dodi Maryono mengungkapkan bahwa Tim PIUL mengagendakan kegiatan yang mengajak para adiyuswa sebagai anggota Gereja mengalami “Bahagia, Menginspirasi dan Sejahtera” sesuai Tema Pastoral Keuskupan Agung Semarang (KAS).
Kegiatan tersebut diantaranya senam sehat, pemeriksaan kesehatan bekerja sama dengan RS Brayat Minulya, sarasehan, pelatihan pendamping PIUL di tingkat wilayah dan mengikuti Fun Walk HUT ke-86 Paroki Santo Petrus Purwosari Surakarta.
Lansia sehat
Senam lansia dilakukan bersama di halaman belakang gereja Purwosari. Para lansia dengan bersemangat dan ceria mengikuti gerakan senam yang dipandu oleh pemandu senam secara kompak. Di sela-sela gerakan terlihat para adiyuswa meneriakkan ucapan penyemangat yang membuat senam menjadi tambah meriah.
Sehat bagi lansia adalah keadaan sehat secara fisik, mental, dan sosial, yang memungkinkan mereka tetap mandiri dan berdaya dalam melakukan aktivitas.
Hal ini dicapai melalui asupan gizi yang cukup, olahraga ringan rutin, menjaga kesehatan mental, serta melakukan deteksi dini atau pemeriksaan kesehatan berkala. (*)
Katekis di Paroki Kleco, Surakarta