HUT ke-41 Paroki Santo Paulus Kleca Solo: Teladani Santo Paulus

Surakarta, Katolikana.com – Merayakan Ulang Tahun Paroki ke-41 Gereja Santo Paulus Kleca Surakarta, Sabtu (1/8/2026) menandai momen iman untuk meneladan hidup Santo Paulus, memperbarui komitmen rohani, dan memohon doa dalam perantaraan Santo Pelindung.

Perayaan Ekaristi Ulang Tahun Paroki dengan tema “Meneladan Santo Paulus kobarkan semangat iman yang menggembirakan, menginspirasi dan menyejahterakan” dipimpin Romo Fransiscus Anggras Prijatno, MSF , Romo Hibertus Hartono, MSF., dan Romo Bernardinus Haryasmara, MSF.

Umat dalam perayaan ini dengan penuh syukur, khidmat dan sukacita mengikuti perayaan. Umat hadir memenuhi gereja dan ruang-ruang yang disiapkan untuk Perayaan Ekaristi dengan arahan petugas Tata Tertib Lingkungan Santa Rosa De Lima Makamhaji.

Panji-panji santo pelindung
Santo Paulus mengajarkan bahwa iman bukan hanya dihayati secara pribadi namun juga diwujudkan dalam keberanian mewartkan injil dan kesediaan melayani sesama dengan kasih yang tulus. Tekun dalam iman setia dalam pelayanan dan menjadi saksi Kristus di tengah keluarga, Gereja dan masyarakat.

Lagu pembuka “Gemuruh Arakan Bangsa” (MB No 525) dikumandangkan mengiringi prosesi perarakan petugas liturgi dan petugas pembawa panji-panji bergambarkan 13 Santo Pelindung yang menjadi pelindung 13 Wilayah di Paroki Santo Paulus Kleca,

Paduan Suara dari Lingkungan Santo Fransiskus De Paula Klodran mengajak umat menyerukan :” Gemuruh arakan bangsa melintas pratala. Serukan sorai syukur Tuhan penata marga. Saat mulai tiba. Berderap langkah jalan sampai tujuan“.

Berkobar mewartakan
Romo Fransiscus Anggras Prijatno, MSF Kepala Paroki Santo Paulus Kleca Surakarta dalam pengantar Perayaan Ekaristi menyampaikan : “Perayaan Ekaristi Hari Ulang Tahun Paroki ke 41 berkehendak memohon rahmat Tuhan, supaya kita sungguh mampu meneladan Rasul Paulus sebagai pelindung paroki, sehingga mampu berkobar mewartakan dalam semangat iman, menjadi paroki yang bisa menggembirakan, menginspirasi dan menyejahterakan sebagaimana Arah Dasar Keuskupan Agung Semarang (KAS)”.

Inspirasi homili lima roti dua ikan
Romo Hibertus Hartono, MSF dalam homili mengajak umat merenungkan peristiwa Yesus memberi makan lima ribu orang. Yesus tergerak hatinya. Berawal dari hati, Yesus mengucap syukur dan berkat, mengubah roti dan ikan yang jumlahnya sedikit untuk banyak orang.

Yesus mengajak ‘kolaborasi’. Seperti halnya anak kecil yang menyerahkan lima roti dan dua ikan, Yesus juga mengajak kita berkolaborasi, berpartisipasi dalam kehidupan.

Yesus memberi makan orang banyak atas dasar kasih. Yesus wujud dari Allah, yang dinyatakan Yesaya dalam bacaan pertama.

“Hai kamu yang lapar, datanglah dan makanlah.”
“Hai kamu yang haus, datanglah dan minumlah.”

Kita diajak memiliki peran hati, berani bekerjasama dengan Tuhan untuk kebaikan. Kadang orang merasa tidak bisa apa-apa dan tidak punya apa-apa untuk berbagi.

Seperti halnya lima roti dua ikan jika dipersembahkan dengan tulus pada Tuhan, maka akan menjadi berkat bagi banyak orang.

“Jika ingin menjadi lilin, jangan berada di tempat yang terang. Tetapi berada di tempat yang gelap yang akan memberikan makna. Jika ingin berbagi juga perlu memilih tempat yang akhirnya dapat memberikan berkat bagi yang membutuhkan”, ungkap Romo Hibertus Hartono, MSF.

Perayaan 41 tahun paroki, mengingatkan pada Santo Paulus yang juga seperti lima roti dua ikan, merasa kecil. Aku ini siapa? “Dari semua rasul-rasul yang ada, aku yang paling kecil”.

Jejak Santo Paulus sebelum ditangkap Tuhan, seorang penganiaya umat Kristiani. Setelah pertobatan, ia memiliki pengorbanan, gigih dan berani mengatakan kebenaran.
“Kita diselamatkan bukan karena Taurat tetapi karena Kristus yang bangkit”. Begitu pernyataan iman Paulus.

Logo perayaan 41 tahun Paroki Santo Paulus Kleca Surakarta dan prosesi perarakan memasuki gedung gereja

Teladan Santo Paulus

Cinta Paulus pada Kristus menjadikannya sebagai rasul yang militan, berani berkorban dan mengatakan kebenaran sebagai kebenaran.

Meneladan Santo Paulus sebagai pelindung paroki, ada keutamaan-keutamaan  yang bisa diteladani.
Santo Paulus merupakan sosok:
Pemberani karena kebenaran.
Amanah melakukan apa yang ditugaskan, menjaga warta Injil (Bagiku hidup adalah Kristus)
Rendah hati (Bagaikan periuk dari tanah liat yang rapuh)
Otptmis dalam melakukan tugas karena Allah menyertai.
Menjunjung tinggi “Komitmen”
Memberi “Inspirasi”, antara pikiran, perkataan itu sungguh dinyatakan

Kasih yang menggerakkan. (1 Korintus) Refleksi Paulus tentang kasih. Kasih itu sabar, murah hati, memaafkan. Ia “ditangkap Kristus” karena kasih.
Loyal, setia dalam mewartakan Injil. Maka dimanapun diutus ia penuh sukacita dan setia
Empati. Punya hati, perhatian pada orang-orang kecil. (Belajarlah untuk menanggung beban sesamamu).
Cekatan dan cerdas.
Apostolik. Betul-betul sebagai utusan.

Keutamaan Paulus : Pemberani, Amanah, Rendah hati, Optimis, Komitmen, Inspiratif, Kasih, Loyal, Empati, Cerdas (Cekatan) , Apostolik. Jika disingkat “PAROKI KLECA”.

Jika ingin meneladan Santo Paulus, jadilah “Paroki Kleca” yang bukan sekadar nama namun keutamaan-keutamaan Santo Paulus dalam akronim nama “Paroki Kleca”, kata Romo Hartono mengakhiri homili.

Pemotongan tumpeng dan launching Lagu Mars Paroki
Sebelum berkat penutup perayaan Ekaristi diwarnai momen penting yakni pemotongan tumpeng ulang tahun dan launching Mars Paroki Santo Paulus Kleco.

Pemotongan tumpeng ulang tahun dilakukan Kepala Paroki Kleco Romo Fransiscus Anggras Prijatno, MSF didampingi Romo Hibertus Hartono, MSF dan Romo Bernardinus Haryasmara, MSF. Tumpeng diserahkan pada perwakilan umat Ketua Panitia HUT ke-41 Ibu Yuni didampingi Ketua DPPH Rosanto Adi.

Launching Mars Paroki Santo Paulus Kleca Surakarta

Selain pemotongan tumpeng momen HUT ke-41 juga diwarnai launching Lagu Mars Paroki Santo Paulus Kleco Surakarta.

Usai perayaan Ekaristi dilanjutkan ramah tamah, pesta umat, dan performance hiburan diantaranya Keroncong OMK Santo Paulus Kleco.

Rangkaian acara HUT
Acara HUT dikemas dalam kegiatan Refleksi, Perayaan dan Selebrasi.

Refleksi dan Perayaan dilaksanakan dalam Perayaan Ekaristi (1/8/2026), Upacara Bendera 17-an dan Misa Kebangsaan (17/8/2026).

Selebrasi atau ekspresi sebagai ungkapan kegembiraan diwujudkam dalam berbagai kegiatan antara lain Pesta Umat dan Pentas Seni (1/8/2026), Pemeriksaan Mata dan Pembagian Kacamata Gratis (2/8/2026), Lomba PIA (8/8/2026) serta, Jalan Sehat (15/8/2026).

Umat adi yuswa melakukan pemeriksaan mata di Ruang La Salette Paroki Santo Paulus Kleca, Minggu (2/8/2026)

Pemeriksaan mata
Sebagai rangkaian HUT Minggu (2/8/2026) di Ruang La Sallete diadakan pemeriksaan mata bagi lansia. Sebanyak 75 yang mendaftarkan diri, hadir sebanyak 67 orang, sedangkan sisanya akan melakukan pemeriksaan pada Minggu (15/8/2026) bersama anak-anak. (*)

Katekis di Paroki Kleco, Surakarta

Comments (0)
Add Comment