Surakarta, Katolikana.com – Rumah Sakit Brayat Minulya Surakarta mengintegrasikan nilai kepedulian lingkungan dan keutuhan ciptaan melalui semangat kasih, sebagai rumah sakit Katolik.
Dijiwai semangat Kongregasi Suster Santo Fransiskus (OSF), meneladan Santo Fransiskus Asisi dan Ibu Magdalena Daemen serta selaras dengan Arah Dasar Keuskupan Agung Semarang (KAS) dalam hal pelestarian keutuhan ciptaan, RS Brayat Minulya merumuskan salah satu misinya : “Menjaga kelestarian lingkungan dan keutuhan ciptaan”.
Merawat bumi
Menjaga kelestarian lingkungan dan keutuhan ciptaan di RS Brayat Minulya didasarkan pada ajakan Ensiklik Laudato Si’ karya Paus Fransiskus, yakni merawat bumi sebagai rumah bersama. Hal ini dipandang sebagai bagian integral dari karya penyelamatan dan penghormatan terhadap martabat hidup manusia.
Landasan teologis dan etis spiritualitas yang dikedepankan bahwa pelayanan orang sakit tidak terpisahkan dari pemeliharaan lingkungan hidup, menghayati sesama dan alam sebagai ciptaan Tuhan yang berharga.
Sejalan dengan misi keadilan, perdamaian, dan keutuhan ciptaan (KPKC) serta keterlibatan jejaring kerjasama nilai moral bersama komisi JPIC (Justice, Peace and Integrity of Creation) RS Brayat Minulya merefleksikan upaya mencintai ciptaan dan merawat lingkungan.
Berbagai upaya
Upaya untuk menjaga keutuhan lingkungan dan cinta ciptaan diwujudkan dalam berbagai upaya.
Pengelolaan limbah medis. Memilah sampah medis dan non-medis agar tidak merusak tanah dan air.
Membuat taman hijau sebagai ruang terbuka dan healing garden untuk menciptakan lingkungan rumah sakit yang asri, segar, serta mendukung proses pemulihan pasien.
Menjalankan kegiatan pelayanan kesehatan yang berfokus pada keselamatan pasien sekaligus memperhatikan kesehatan ekosistem sekitar.
Terlibat dalam aksi pelestarian alam dan sumber air bersama melalui IPAL. (Link. IPAL RS Brayat Minulya).
Penanganan limbah medis padat maupun cair dari tindakan medis dikelola sesuai dengan regulasi kesehatan dan lingkungan hidup yang berlaku.
Rumah sakit bekerja sama dengan pihak ketiga laboratorium lingkungan terakreditasi KAN untuk pengujian berkala kualitas air limbah.
Melakukan pelaporan rutin hasil pemantauan dan pengolahan limbah dan diserahkan secara berkala kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Martabat manusia
Penghargaan terhadap martabat manusia dilakukan dengan sikap : Respek (Respect), Solidaritas (Solidarity), Bersinar (Bright) dan Moralitas (Morality).
Rumah Sakit Brayat Minulya menyerukan pujian dan harapan dalam ungkapan Mars RS Brayat Minulya Surakarta yang dilambungkan setiap hari :
“Melayani semua lapisan. Membangkitkan kasih Tuhan” di Taman RS Brayat Minulya Surakarta.
Deus Providebit. Allah yang menyelenggarakan. (*)
Katekis di Paroki Kleco, Surakarta