Paus Leo XIV: Kebenaran Menemukan Identitasnya dalam Pribadi Yesus Kristus

Vatikan, Katolikana.com – Dalam surat yang ditujukan pada Universitas Katolik Bolivia “San Pablo” yang memperingati ulang tahun ke-60 Paus Leo XIV mengingatkan lembaga akademik tersebut bahwa kebenaran menemukan identitasnya dalam pribadi Yesus Kristus, dan menegaskan kembali bahwa ‘Veritas in Caritate’ terus berfungsi sebagai kriteria untuk pertimbangan akademik dan pastoral.

“Dalam konteks budaya yang ditandai oleh fragmentasi pengetahuan, relativisme, dan instrumentalisasi pemahaman, [Ensiklik Benediktus XVI] Veritas in Caritate terus berfungsi sebagai kriteria untuk kearifan akademis dan pastoral, dan sebagai program yang menuntut untuk masa depan, di mana Anda dipanggil untuk menjadi ‘terang dunia’.”

Melansir dari Vatican.News, Kamis (14/5/2026),
Paus Leo XIV menekankan hal ini dalam pesan yang dikirimkannya pada peringatan 60 tahun Universitas Katolik Bolivia “San Pablo.”

Paus Leo XIV menyatakan bahwa memperingati enam puluh tahun memungkinkan kita untuk mengenali perjalanan pelayanan yang bermanfaat bagi Gereja dan masyarakat.

Ia menekankan bahwa sebuah universitas, dalam identitasnya yang paling mendalam, “bukan hanya pusat pelatihan teknis atau sekadar ruang untuk menghasilkan pengetahuan yang bermanfaat,” tetapi di atas segalanya, “sebuah komunitas akademik yang, dengan cara yang ketat dan kritis, berkontribusi pada perlindungan dan pengembangan martabat manusia dan warisan budaya…”

Pendidikan sejati harus mendorong pembentukan pribadi manusia
Bapa Suci menyampaikan bahwa universitas ada untuk mendorong pembentukan pribadi secara utuh, karena pendidikan sejati “bertujuan pada pembentukan pribadi manusia dalam mengejar tujuan akhir dan kebaikan masyarakat tempat ia menjadi anggotanya.

Dalam cakupan ini, kata Paus Leo XIV kemampuan intelektulal dan moral, kebebasan yang bertanggung jawab, dan komitmen terhadap kebaikan bersama “dikembangkan secara harmonis,” membentuk orang-orang yang mampu berpikir “dengan cermat, berdialog dengan terbuka, dan bertindak dengan integritas.”

Oleh karena itu, Paus Leo XIV mengatakan bahwa sangat bermakna untuk memahami motto lembaga akademik Veritas in Caritate, dengan mencatat bahwa ungkapan ini adalah “ringkasan yang fasih dari misi universitas, yang dilakukan dari perspektif iman.”

Kebenaran menemukan identitasnya dalam pribadi Yesus Kristus
“Bagi tradisi Kristen,” Bapa Suci mengingatkan bahwa kebenaran “bukan hanya cita-cita intelektual atau konsep abstrak.”

Sebaliknya, kebenaran, katanya, “menemukan identitasnya dalam pribadi Yesus Kristus sendiri, yang menyatakan Diri-Nya sebagai Kebenaran, dan yang sepenuhnya mengungkapkan pada manusia.

“Dari perspektif ini, kebenaran yang dicari dengan ketelitian intelektual dan kejujuran ilmiah,” katanya, “menemukan cakrawala dan kriteria utamanya dalam kasih.”

Alasannya, menurutnya, adalah karena “bagi seorang Kristen, mengatakan kebenaran adalah tindakan kasih yang membangun, menyembuhkan, dan membimbing seseorang menuju pemenuhan diri.”

Paus menekankan betapa pentingnya untuk menyadari bahwa Kebenaran memiliki dimensi pribadi dan relasional.

Pengakuan semacam itu, tegasnya, “melindungi pengetahuan agar tidak menjadi alat dominasi, pengucilan, atau sekadar kegunaan,” dan sebaliknya “mengarahkannya untuk melayani keadilan dan martabat setiap manusia, terutama yang paling rentan.”

Pengetahuan selalu melayani pribadi manusia
Paus mengingatkan bahwa Veritas in Caritate mengungkapkan panggilan komunitas akademis yang berupaya mengintegrasikan pengetahuan dan kehidupan, intelektual dan etika, iman dan akal, keunggulan akademis dan tanggung jawab sipil.

Ia menekankan bahwa penelitian, pengajaran, dan pembentukan profesional tidak boleh dipahami sebagai pelayanan pribadi dan bukan sebagai tujuan yang berpusat pada diri sendiri, tetapi sebagai sesuatu yang “berorientasi pada pembangunan masyarakat yang lebih manusiawi, adil, dan terbuka secara transendental.

Paus Leo XIV mengakhiri pidatonya dengan mendorong mereka untuk membiarkan Veritas in Caritate (Kebenaran dalam Kebaikan) membimbing kebijaksanaan mereka dan mempercayakan kegiatan akademik, formatif, dan komunal universitas kepada perantaraan Bunda Maria, Takhta Kebijaksanaan.

Katekis di Paroki Kleco, Surakarta

Kebenaran menemukan identitasnya pada pribadi YesusPaus Leo XIVSan Pablo
Comments (0)
Add Comment