Surakarta, Katolikana.com – Hidup perkawinan dalam keluarga menjadi rahmat yang senantiasa disyukuri, dirawat, dipelihara, dan dihidupi oleh pasutri.
Hari Ulang Tahun Perkawinan (HUP) dalam Gereja Katolik dirayakan sebagai wujud syukur atas rahmat Allah.
Pendampingan keluarga
Sebagai salah satu paroki MSF, yang memiliki fokus pendampingan keluarga dan kaum muda serta hidup misi, Gereja Santo Paulus Paroki Kleco Surakarta melalui Tim Pastoral Keluarga Paroki (TPKP) menyelengarakan Perayaan Ekaristi dan penyegaran janji perkawinan hari Jumat minggu keempat pada bulan.
Penyegaran janji perkawinan
Pada Jumat, (26/6/2026) akan diselenggarakan Rekoleksi dan Misa Penyegaran Janji Perkawinan dilanjutkan candlelight dinner dengan tema “Keluargaku adalah surgaku”.
Melalui rekoleksi pasutri diajak untuk kembali menyegarkan kasih dalam Sakramen Perkawinan dan memperbaharui komitmen cinta di hadapan Tuhan serta meneguhkan komitmen : “Apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.” (Mat 19:6).
Lilin yang menyala
Pendampingan ini menjadi tanda menyalakan lilin dan menjaga hidup lilin untuk tetap menyala dalam hidup berkeluarga.
Refleksi hidup berkeluarga, seraya menyenandungkan Himne Keluarga Kudus dan mengikuti rekoleksi, Perayaan Ekaristi, penyegaran janji perkawinan serta selebrasi candlelight dinner menjadi salah satu cara berjalan bersama mensyukuri karya Tritunggal Maha Kudus dalam hidup perkawinan. (*)
Katekis di Paroki Kleco, Surakarta