Komisi Liturgi Keuskupan Labuan Bajo Beri Pembekalan Tim Liturgi Paroki

Kegiatan ini bagian implementasi gerakan pastoral Tahun Persekutuan Sinergis yang tengah dihidupi Gereja Lokal Keuskupan Labuan Bajo.

Labuan Bajo, Katolikana.com – Komisi Liturgi Keuskupan Labuan Bajo menggelar kegiatan pembekalan bagi tim liturgi paroki se-Keuskupan Labuan Bajo. Kegiatan berlangsung di Rumah Spiritualitas St. Yohanes Maria Vianey UNIO Keuskupan Labuan Bajo pada 11–12 Juli 2026. Kegiatan ini bagian implementasi gerakan pastoral Tahun Persekutuan Sinergis yang tengah dihidupi Gereja Lokal Keuskupan Labuan Bajo.

Ketua Komisi Liturgi Keuskupan Labuan Bajo, RD Lian Angkur, menegaskan bahwa pembekalan ini sebagai bentuk pendampingan keuskupan dan langkah nyata untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi pelayanan liturgi di seluruh paroki.

“Melalui kegiatan ini, kita mau menghimpun semua tim liturgi se-Keuskupan Labuan Bajo. Dengan kegiatan ini, kita berharap agar kita semua bisa berjalan bersama, berkolaborasi, dan memiliki sistem kerja yang lebih terarah,” ujar RD Lian.

Menurut RD Lian, selain membangun jejaring pelayanan, pembekalan ini bertujuan meningkatkan kapasitas para pelayan liturgi dan pendamping PPA melalui berbagai materi yang disampaikan oleh para narasumber.

“Kami berharap peserta memperoleh wawasan dan pengetahuan baru yang dapat memperkuat kualitas pelayanan mereka di paroki masing-masing,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pusat Pastoral (Puspas) Keuskupan Labuan Bajo, RD Carles Suwendi, menekankan bahwa keterlibatan umat awam dalam pelayanan Gereja berakar pada rahmat Sakramen Baptis yang diterima setiap orang beriman.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk mengambil bagian dalam kehidupan Gereja. Melalui rahmat Sakramen Baptis, kita menerima imamat umum yang mengundang setiap orang untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan menggereja. Karena itu, kita perlu berjalan bersama dan saling berkolaborasi agar kehidupan Gereja semakin kuat,” ungkapnya.

Pembekalan menghadirkan tiga narasumber, yakni RD Carles Suwendi, RD Andi Jeramat, dan RD Paping Dahemat. Materi yang diberikan mencakup partisipasi kaum awam dalam kehidupan Gereja, tata perayaan liturgi yang benar, serta pentingnya pendampingan bagi putra-putri altar (PPA) sebagai bagian dari pembinaan iman generasi muda.

Suasana pembekalan Tim Liturgi Paroki se-Keuskupan Labuan Bajo pada 11-12 Juli 2026. Foto: Vinsen Patno/Katolikana.com

Peserta menyambut kegiatan ini dengan antusias. Melita Encik, utusan dari Paroki Wae Nakeng, mengaku memperoleh banyak bekal yang akan menunjang pelayanannya. “Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami memperoleh pembekalan yang dapat mendukung karya pastoral kami ke depan,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Ferdinandus Jerahu, katekis Paroki Katedral Roh Kudus Labuan Bajo. Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan perhatian serius Keuskupan Labuan Bajo terhadap pembinaan para pelayan awam.

“Kegiatan ini adalah bentuk cinta dan perhatian Keuskupan Labuan Bajo dalam mendukung keterlibatan kami sebagai awam. Saya berharap pembekalan seperti ini terus dilaksanakan sehingga semangat kolaborasi dan kebersamaan sebagai Gereja Lokal semakin bertumbuh,” katanya.

Melalui pembekalan ini, Komisi Liturgi berharap seluruh tim liturgi dan pendamping PPA di setiap paroki memiliki pemahaman liturgi yang semakin baik, mampu membangun kerja sama lintas paroki, serta menghadirkan pelayanan liturgi yang tertib, bermutu, dan sungguh menghidupkan iman umat di Keuskupan Labuan Bajo.

Penulis adalah kontributor Katolikana.com di Labuan Bajo.

Keuskupan Labuan BajoKomisi LiturgiPutra-Putri Altar
Comments (0)
Add Comment