Menjadi Sempurna dalam Kasih

1 Raja-Raja 21:17-29; Matius 5:43-48

Katolikana.com – Injil Matius 5:43-48 selalu menarik untuk dibaca dan direnungkan. Setiap kali membacanya secara mendalam dengan hati terbuka kita menemukan pesan baru dan aktual yang mengingatkan akan tanggung jawab setiap orang Kristen.

Apa yang dikatakan di sana?

Ajaran baru
Mula-mula Yesus mengutip ajaran kasih dalam Perjanjian Lama (Matius 5:43). Kemudian menyampaikan ajaran baru yang menantang perintah itu: mengasihi musuh, berdoa bagi mereka yang menganiaya pengikut-Nya. Itulah jalan untuk menjadi anak-anak Bapa di surga.

Selanjutnya, Yesus menggarisbawahi bahwa kasih sejati itu tidak diskriminatif dan eksklusif. Kasih itu menyapa semua, tanpa memandang agama, suku, etnis, dan macam-macam perbedaan lainnya. Mereka yang mempraktikkan ini benar-benar menjadi anak-anak Allah.

Gong-nya terletak pada ayat terakhir, “Karena itu, kalian harus sempurna sebagaimana Bapamu di surga sempurna adanya” (Matius 5:48). Ayat kesimpulan ini meringkas seluruh perikop Injil hari ini dan menegaskan intinya. Orang Kristen itu dipanggil untuk sempurna. Maksudnya bukan tidak mempunyai cacat apa pun secara fisik atau mental, tetapi menjadi sempurna seperti Bapa di surga.

Intinya, kita diminta untuk mengasihi seperti Bapa mengasihi. Apakah itu berarti tidak menghukum orang yang bersalah kepada kita? Apakah Allah tidak menghukum orang jahat? Tidak demikian. Tugas kita adalah mengasihi, bukan menghukum. Hukuman atas mereka yang berbuat jahat dan menganiaya kita ada di tangan Allah.

Tugas mengasihi siapapun
Bacaan pertama secara jelas dan tegas menyampaikan hal itu. Allah tidak membiarkan Ahab dan Izebel yang membunuh Nabot dan merampas tanah warisan miliknya. Hukumannya sangat berat. Anggota keluarga Ahab yang mati di dalam kota akan dimakan anjing dan yang mati di padang akan dimakan burung. Artinya, bangkainya tidak dikuburkan. Hina sekali.

Biarlah Tuhan yang membalas mereka yang menganiaya kita. Tugas kita adalah mengasihi siapa pun. Bila kita telah melaksanakannya seperti Yesus mengasihi mereka yang memusuhi dan membenci-Nya, kita akan menjadi sempurna seperti Bapa di surga. Apakah kita siap mewujudkan panggilan amat mulia itu?

Selasa, 16 Juni 2026
HWDSF

Misionaris di Hong Kong sejak 2020. Berkarya di St. Anne’s Church, Stanley, Hongkong.

Mengasihi musuh dan mendoakannyaRenungan
Comments (0)
Add Comment