Politeknik Cristo Re Maumere Siapkan Bibit Pemipin untuk Bangsa Indonesia Lewat LKTD

Materi mengarahkan mahasiswa agar mampu mengenali kualitas diri sendiri, melatih berpikir, dan bertindak proaktif.

0 18

Katolikana.com—Banyak ilmu yang diperoleh seperti proaktif, simbol diri, komunikasi, utamakan yang penting dan juga organisasi serta leadership.

Materi-materi yang diberikan sungguh memotivasi kami agar menjadi pribadi yang mandiri dan juga dapat mengendalikan diri untuk selalu membangun mindset positif sehingga terbentuk paradigma positif. Materi kepemimpinan juga menarik karena ada sharing dari kakak-kakak dari PMKRI Cabang Maumere.

Hal ini disampaikan oleh mahasiswi Prodi Ekowisata Politeknik Cristo Re Elisabeth Da Nunis Putri Karwayu, salah satu peserta Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) bagi mahasiswa tingkat 1 (mahasiswa angkatan 2024) di Wisma Betesda, Desa Waiara, Maumere, 20-22 Maret 2024.

Direktur Politeknik Cristo Re RD. Yakobus Donnisius Migo membuka kegiatan Latihan dasar kepemipinan sekaligus menjadi pembicara kunci dengan tema ‘Bicara Itu Ada Seninya’.

Romo Donnie berharap melalui kegiatan LKTD, para mahasiswa mampu mengembangkan semangat kepemimpinan dalam diri mereka, teristimewa mampu memimpin diri mereka sendiri demi kemajuan dalam studi, dalam kompetensi dan dalam iman, sehingga mereka dapat mempersiapkan masa depan mereka dengan sebaik-baiknya.

Wakil Direktur Kemahasiwaan Direktur Politeknik Cristo Re Viktor A. Sareng mengatakan LKTD merupakan kegiatan kemahasiswaan yang wajib diikuti oleh Mahasiswa Tingkat 1 Politeknik Cristo Re.

Beberapa Program kegiatan kemahasiswaan selama mahasiswa berkuliah di Politeknik Cristo Re di antaranya kegiatan retret mahasiswa tingkat 2 dan Latihan Kepemimpinan Tingkat Menengah (LKTM) bagi mahasiswa tingkat 3. Kegiatan ini khusus dipersiapkan untuk pembekalan mahasiswa tingkat akhir sebelum terjun ke dunia kerja.

LKTD merupakan ajang mahasiswa saling mengenal karena berbaur lintas Program Studi.

Materi yang diberikan dalam kegiatan ini mengarahkan mahasiswa agar mampu mengenali kualitas diri sendiri, melatih berpikir dan bertindak proaktif, merumuskan visi-misi pribadi, mampu mengenali dan menjalankan skala prioritas dalam hidup, kemampuan public speaking, serta pentingnya hidup berorganisasi dan leadership pada hari terakhir kegiatan LKTD.

Juga ada refleksi dan outbond maupun games yang membuat para mahasiswa tetap semangat dan bahagia menjalani seluruh rangkaian kegiatan LKTD.

“Kami lebih mengarahkan para mahasiswa menjadi pribadi yang dewasa dalam menjalankan peran, hak dan kewajibannya sebagai mahasiswa selama berkuliah di Politeknik Cristo Re, sehingga contoh-contoh praktis kehidupan mereka di kampus diberikan dalam pemaparan materi,” ujar Viktor A. Sareng.

LKTD merupakan ajang mahasiswa saling mengenal karena berbaur lintas Program Studi (Prodi). Ada acara Malam keakraban dengan api unggun yang mengobarkan api semangat soliditas antarmahasiswa sebagai satu keluarga mahasiswa.

Sebanyak 46 mahasiswa peserta berkumpul bersama teman seangkatan dari Prodi Teknlogi Mesin, Prodi Pemeliharaan Mesin Otomotif dan Prodi Ekowisata.

Mereka belajar bersama, saling mengenal dan tentunya ilmu yang diperoleh sangat bermanfaat untuk perkuliahan dan penerapan dalam kehidupan bermasyarakat. (*)

Kontributor: Raf Martin, dari Maumere.

Katolikana.com adalah media berita online independen, terbuka, dan berintegritas, menyajikan berita, informasi, dan data secara khusus seputar Gereja Katolik di Indonesia dan dunia.

Leave A Reply

Your email address will not be published.