Bangun Kesiapsiagaan Gereja, Komisi PSE KAPal Bersama Yayasan Karina Sosialisasikan Program Paroki Tanggap Bencana

0 10
Salah satu narasumber dari Yayasan Karina ( Caritas Indonesia menyampaikan materi program Paroki Tangguh dan Tanggap Darurat di Wismalat Podomoro Banyuasin pada 13-15 Maret 2026

PALEMBANG, KATOLIKANA    – Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Keuskupan Agung Palembang (KAPal) bersama Yayasan Karina (Caritas Indonesia) menggelar sosialisasi intensif “Program Paroki Tangguh dan SOP Tanggap Darurat” pada 13–15 Maret 2026 di Wismalat Podomoro, Palembang.

RD Laurentius Rakidi  selaku ketua PSE Keuskupan Agung Palembang menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret menindaklanjuti hasil Hari Studi Imam-Imam Regio Sumatra untuk memperkuat kapasitas Gereja dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Sumatra Selatan, Jambi, dan Bengkulu. Sebanyak 100 peserta yang terdiri dari pengurus PSE paroki, komunitas kategorial, serta relawan kebencanaan hadir untuk menyatukan langkah dalam pelayanan kemanusiaan.

RD Yohanes Kristianto Vikjen Keuskupan Agung Palembang memimpin ekaristi pembukaan kegiatan sosialisasi tanggap darurat di Wismalat Podomoro Jumat,(13/3/2026)

Iman yang Mewujud dalam Tindakan Nyata

Acara dibuka dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Vikaris Jenderal KAPal, Romo Yohanes Kristianto. Dalam homilinya, Romo Kris menekankan bahwa perhatian Gereja terhadap lingkungan hidup dan bencana adalah respons atas seruan Paus Fransiskus.

“Gereja memiliki tiga pilar: Liturgi, Diakonia (pelayanan kasih), dan Martiria (kesaksian). Pelayanan kasih tidak akan memiliki kekuatan jika tidak bersumber dari iman yang mendalam. Iman yang militan harus diwujudkan secara total dalam tindakan nyata, terutama bagi mereka yang terdampak bencana,” tegas Romo Kris.

Beliau mengingatkan bahwa wilayah KAPal memiliki kerawanan tinggi terhadap gempa bumi, banjir, hingga kebakaran hutan. Oleh karena itu, paroki dituntut tidak hanya menjadi “penonton”, melainkan garda terdepan yang terorganisir melalui relawan yang terampil dan sigap.

Diskusi kelompok menanggapi apabila terjadi bencana

Mekanisme Tanggap Darurat yang Terstruktur

Dalam sesi materi, Koordinator Divisi Emergency Response (ER) Caritas Indonesia, Rudy Raka, memaparkan mekanisme penanganan bencana yang terbagi dalam empat skala dampak:

  • Skala I (Hijau): Dampak kecil, ditangani di tingkat paroki.
  • Skala II (Kuning): Dampak luas, koordinasi tingkat keuskupan.
  • Skala III (Oranye): Dampak nasional, dukungan jaringan Caritas Indonesia.
  • Skala IV (Merah): Dampak sangat luas/kompleks, melibatkan jaringan internasional (Caritas Internationalis).

“Penentuan skala dilakukan dalam 24 hingga 72 jam pertama setelah bencana untuk memastikan bantuan diberikan secara cepat, tepat, dan akuntabel sesuai standar kemanusiaan global,” jelas Rudy.

Mgr Aloysius Sudarso,SCJ selaku ketua badan pengurus Yayasan karina ( Caritas Indonesia ) hadir pada kegiatan untuk memberikan penguatan kepada para peserta

Relawan sebagai Tulang Punggung Kemanusiaan

Pada hari kedua, Uskup Emeritus KAPal sekaligus Ketua Badan Pengurus Yayasan KARINA, Mgr. Aloysius Sudarso, SCJ, memberikan penguatan kepada para peserta. Beliau menegaskan bahwa relawan adalah wajah nyata kasih Tuhan di tengah masyarakat.

“Relawan bukan sekadar tenaga tambahan, melainkan wujud penghargaan terhadap nilai kemanusiaan. Anda diharapkan menjadi penggerak solidaritas berbasis komunitas, memetakan potensi risiko di wilayah masing-masing, dan menjadi tulang punggung Gereja dalam meringankan penderitaan sesama,” ujar Mgr. Aloysius.

Salah satu pemateri dari Caritas Indonesia memberikan pembekalan standar opesaional prosedur kebencanaan, pemetaan ancaman hingga kajian kapasitas wilayah

Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali pemahaman mengenai Standar Operasional Prosedur (SOP) kebencanaan, pemetaan ancaman, hingga kajian kapasitas wilayah. Harapannya, setiap paroki di Keuskupan Agung Palembang mampu membangun sistem kesiapsiagaan yang mandiri dan kolaboratif demi melindungi martabat manusia dan kelestarian alam.

Leave A Reply

Your email address will not be published.