Kepala Sekolah Yayasan Santo Dominikus Diajak Memiliki Kesadaran Bermedia

0 18

Sleman, Katolikana.com – Para Kepala Sekolah se-Yayasan Santo Dominikus (YSD) diajak memiliki kesadaran bermedia, pengalaman bermedia, dan hubungan media, serta melaksanakan Gerakan Literasi Sekolah dengan baik.

Dengan melaksanakan hal itu diharapkan sekolah dapat menyampaikan kabar baik dan sekaligus praktek baik satuan pendidikan.

Sebagai bagian dari pengembangan kepemimpinan dengan diperkaya melalui sesi literasi bersama Praktisi Media dan Pegiat Literasi Y.B. Margantoro, para peserta Workshop Kepala Sekolah se-YSD di Rumah Doa Santo Dominikus Maguwoharjo, Depok. Sleman, DIY, Kamis (24/9/2026) diajak untuk menumbuhkan kecintaan terhadap literasi sekaligus menyadari pentingnya kemampuan menulis dalam dunia pendidikan.

Kepala sekolah tidak hanya dituntut mampu berbicara dan memimpin rapat, tetapi juga perlu mampu menyampaikan gagasan, pengalaman, refleksi, dan praktik baik melalui tulisan.

Kemampuan literasi menjadi salah satu sarana bagi kepala sekolah untuk mendokumentasikan perjalanan pendidikan sekaligus membagikan inspirasi kepada masyarakat.

Dalam sesi ini, para kepala sekolah tidak hanya mendapatkan materi, namun oleh Y.B. Margantoro juga diajak langsung mempraktikkan kegiatan menulis pendek.

Kegiatan tersebut menjadi pengalaman yang sederhana tetapi bermakna, karena peserta diajak untuk mulai menuangkan pengalaman dan gagasan pendidikan dalam bentuk tulisan.

Para peserta Workshop Kepala Sekolah se-Yayasan Santo Dominikus foto bersama Ketua Badan Pengurus YSD Sr. M. Albertine, OP.. M.Pd., Sabtu 26/9/2026. (Foto : Humas YSD)

Kepala sekolah transfiguratif

Menurut informasi Agustina Nuranisah Safriatun, S.Ag, dari Badan Pengurus YSD,  memasuki Tahun Pewarta Indonesia I, YSD terus memperkuat komitmennya untuk menghadirkan karya pendidikan yang berakar pada spiritualitas Dominikan dan menjawab tantangan zaman.

“Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Kepala Sekolah se-Yayasan Santo Dominikus yang mengangkat tema Menjadi Kepala Sekolah Transfiguratif: Kepemimpinan dalam Terang Spiritualitas Dominikan – Integritas, Profesional, Berdaya Pikat.,” kata dia.

Workshop yang berlangsung pada tanggal 24-26 September 2026 diikuti oleh 22 kepala sekolah dan empat kepala kantor cabang YSD.

Selama tiga hari, para peserta tidak hanya mendapatkan penguatan wawasan kepemimpinan, tetapi juga diajak untuk merefleksikan panggilan sebagai pemimpin pendidikan, mengembangkan budaya kerja bermutu, mengasah kemampuan memecahkan persoalan di sekolah, serta menyusun aksi nyata dalam rangka mewujudkan semangat transfigurasi.

Kegiatan diawali dengan pendalaman mengenai Transfigurasi Pewarta Indonesia Tahun Pertama yang disampaikan oleh Ketua Badan Pengurus YSD Sr. M. Albertine, OP., M.Pd.

Dalam sesi tersebut, para kepala sekolah diajak untuk kembali menyadari bahwa kepemimpinan di sekolah bukan sekadar jabatan struktural, melainkan sebuah panggilan untuk melayani dan menghadirkan perubahan.

Sesi berikutnya menghadirkan Kepala Sekolah Dasar Muhammadiyah Sapen Yogyakarta Agung Rahmanto, S.H., M.Pd. Dalam materinya yang bertema “Mewariskan Keunggulan, Mengabadikan Pengabdian: Membangun Budaya Kerja Bermutu,” para peserta diajak melihat kepemimpinan sekolah dari perspektif pengembangan budaya kerja.

Pada hari ketiga, para kepala sekolah diajak untuk menghubungkan seluruh pengalaman workshop dengan arah pengembangan karya pendidikan YSD. Peserta mendalami kembali Rencana Strategis (Renstra) dan kemudian menyusun aksi nyata serta target Tahun Pewarta Indonesia I. (*)

Kontributor: Anto Margono

Leave A Reply

Your email address will not be published.