Surakarta, Katolikana.com- Gathering karyawan dalam manajemen modern bukan lagi sekadar acara rekreasi melainkan strategi investasi SDM (Human Capital Investment) untuk memperkecil sekat birokrasi, menyelaraskan nilai-nilai kelembagaan (corporate values), serta meningkatkan produktivitas.
Interaksi perjumpaan yang santai antar pegawai berkontribusi pada performa tim kerja dalam lingkup bagian-bagian atau devisi kerja maupun kelembagaan secara keseluruhan.
Dolan Gayeng Bareng Brayat merupakan employee gathering yang diselenggarakan RS Brayat Minulya Surakarta. Dilaksanakan dalam 4 batch pada 13,15, 20, 22 Oktober 2026. Masing-masing batch diikuti kurang lebih 80 orang. Tempat gathering di Hutan Pinus Sari Mangunan Yogyakarta dan Pantai Drini Yogyakarta.
Tujuan utama dalam penyelenggaraan Dolan Gayeng Bareng Brayat untuk:
Memperkecil sekat birokrasi. Mempertemukan staf dan manajemen dengan pegawai serta karyawan dalam suasana informal agar komunikasi dua arah berjalan lebih cair.
Suasana bernyanyi karaoke bersama dalam perjalanan di dalam bus, outbound di Hutan Pinus Sari Mangunan dan rekreasi di Pantai Drini, menghapus sekat jarak komunikasi pimpinan dan karyawan.
Bersantap bersama antara pimpinan dan pegawai diselingi sendau gurau keakraban mewarnai suasana rekreatif yang mendatangkan suka cita, mempererat tali silaturahmi, keakraban, kekeluargaan dan solidaritas yang tidak sekadar dalam rumusan nilai-nilai Visi, Misi dan Nilai RS Brayat Minulya Surakarta.
Meningkatkan keterikatan (engagement). Bagi pegawai rekreasi bermakna dan dapat mengurangi risiko stres kerja dan burnout, serta dapat meningkatkan motivasi kerja dan kerja sama satu dengan yang lain.
Rekreasi dapat menyelaraskan visi dan misi. Menjadi sarana evaluasi kerja berkomunikasi secara dua arah dengan seluruh karyawan (town hall) sekaligus memotivasi tim menuju target masa depan tanpa kesan kaku.
Kembangkan soliditas
Saat ini menerapkan manajemen modern, RS Brayat Minulya Surakarta sebagai lembaga, menempatkan outbound bukan sekadar outbound biasa namun mengarahkan pada konsep yang lebih berdampak pada pengembangan soliditas dan personal.
Rangkaian kerja butuhkan rekreasi
Rangkaian kerja rutin dalam pelayanan di rumah sakit membutuhkan ketelitian, perhatian dan kesungguhan profesional.

dr. Ratna Ismoyowati, MARS,FISQua.
Pada bulan Agustus 2026 RS Brayat Minulya telah melaksanakan akreditasi yang mengacu pada instrumen akreditasi rumah sakit di Indonesia menggunakan standar STARKES (Standar Akreditasi Rumah Sakit) berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan.
Direktur umum RS Brayat Minulya Surakarta dr. A. Dhian Handaningrum Dwi Wulandari, Sp.PD berharap dengan adanya rekreasi dapat memberikan semangat baru untuk menjalani rangkaian kerja yang telah terpampang di depan diantaranya mempersiapkan Rekredensialing BPJS.

Rekreasi karyawan hendaknya dinikmati, untuk berhenti sejenak, sembari mengumpulkan kembali semangat baru pelayanan. (*)

Katekis di Paroki Kleco, Surakarta