Feedback Pelayanan Kerohanian di RS Brayat Minulya Surakarta

0 20

Surakarta, Katolikana.com –Testimoni seorang pasien yang menjalani rawat inap di Kamar 101 Bangsal Anna RS Brayat Minulya Surakarta mengungkapkan rasa haru, dan berterima sambil berlinang air mata. Menangis. Ia mengungkapkan, sekarang di RS Brayat Minulya ada yang mendoakan pasien muslim, dengan keyakinan yang sama. Selain itu ia juga merasa diteguhkan untuk memiliki harapan sembuh dengan siraman rohani yang diberikan. Pelayanan yang diberikan oleh para perawat dan dokter dirasakannya baik. Testimoni ini merupakan ‘feedback‘ atau umpan balik yang penting dan bermakna bagi layanan yang diberikan rumah sakit.

Testimoni tersebut disampaikan pasien kepada Mariyem dan Martini, anggota Tim Pelayanan Rohani Agama Islam Baznas Kota Surakarta di RS Brayat Minulya.

Pernyataan itu disampaikan Senin (24/8/2026) di Bangsal Ruang Anna. Mariyem dan Martini didampingi Heni petugas Pastoral Care RS Brayat Minulya.

Tim dari Baznas Kota Surakarta, setiap hari Selasa dan Kamis mendoakan, memberikan motivasi kesembuhan dan memberikan siraman rohani kepada pasien di RS Brayat Minulya Surakarta yang beragama Islam. Hari ini, Senin (24/8/2026) dilakukan untuk mengganti pelayanan hari Selasa besok yang bertepatan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2026.

Tim Pelayanan Kerohanian Agama Islam Baznas Kota Surakarta, Mariyem dan Martini yang aktif mendampingi kerohanian pasien Muslim di RS Brayat Minulya Surakarta.

Pelayanan holistik
Ketentuan rumah sakit dalam pelayanan rohani merupakan bagian dari hak pasien untuk mendapatkan perawatan holistik (fisik, mental, dan spiritual) serta standar akreditasi terkait Hak Pasien dan Keluarga (HPK). Rumah sakit wajib merespons permintaan bimbingan rohani sesuai dengan agama dan kepercayaan pasien.

Rumah sakit Brayat Minulya memiliki prosedur kebijakan untuk merespons permintaan layanan rohani dari pasien atau keluarga beragama Muslim, bekerja sama dengan Baznas Kota Surakarta.

“Kerjasama selama ini, dengan RS Brayat Minulya berjalan baik. Dalam setiap minggu kami mendampingi pasien dengan jumlah yang tidak sama. Terkadang ada 14 pasien. Terkadang 15 pasien. Hari ini ada 7 pasien”, kata Mariyem. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.