Bersikap Bijak dan Tekun dalam Hidup Rohani
Surakarta, Katolikana.com – Misa Jumat Pertama (Jumper), Jumat (6/7/2026), di RS Brayat Minulya Surakarta selain menjadi ungkapan penghormatan pada Hati Kudus Yesus dan penerimaan komuni juga menjadi sarana pemuridan dalam mencercap Sabda serta membangun ketekunan rohani.
Misa Jumat Pertama dipimpin Romo Hibertus Hartono, MSF dari Paroki Santo Paulus Kleco Surakarta diikuti direksi, para suster, dokter, perawat dan pegawai RS Brayat Minulya.
Bacaan yang direnungkan diambil dari Filipi 3:17- 4:1 tentang berdiri teguh dalam Tuhan dan memiliki kebiasaan rohani yang baik dan Lukas 16:1-8 tentang “Bendahara yang Cerdik”.
Bijak
Dalam homili Romo Hibertus Hartono, MSF mengajak sebagai pengikut Kristus memiliki tata cara yang baik dan sikap yang baik. Pembabtisan menjadi tanda pengikut Kristus dan mengajak untuk tekun dalam hidup rohani.
Kebiasaan doa sebelum bekerja, mengadakan misa karyawan menandakan apapun pelayanan kita dan karya kita, menjadi persembahan bagi Allah dalam kerendahan hati. Link Cuplikan Homili
Bacaan kedua kisah bendahara yang cerdik dipuji Yesus karena memikirkan waktu yang akan datang. Ia dalam kondisi terjepit membantu orang lain meskipun harta yang dipakai bukan miliknya. Bendahara merencanakan masa depannya. Kita perlu berpikir bukan apa yang telah kita terima tetapi apa yang bisa kita lakukan untuk orang lain.
“Ada lima hal yang bisa dilakukan dalam pemuridan yakni “BIJAK”.
Bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan.
Integritas, memiliki kesatuan kata dan tindakan, komitmen serta kejujuran.
Jeli, teliti, hati-hati, aware, segala sesuatu direncanakan dengan baik.
Amal kasih memberikan sesuatu yang bermakna bagi orang lain meskipun terkadang penuh pengorbanan.
Konsisten, selalu dilakukan kebaikan itu secara terus menerus”, kata Romo Hibertus Hartono, MSF dalam homili. (*)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.