‘Sekati YK ing Mall’ Bukan Pengganti Tradisi Sekaten

Acara Sekati YK ing Mall diadakan di tiga mal di Yogyakarta, yakni Mal Malioboro, Galeria, dan Lippo Plaza

0 445

Katolikana.com—Sekati YK ing Mall diselenggarakan dengan tujuan memberi wadah bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) agar dapat membangkitkan ekonomi mereka.

Acara ini berbeda dengan Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) yang biasa diadakan di Alun-Alun Utara Kota Yogyakarta.

“Banyak orang bilang, ‘acara Sekatenan kok ning mal’. Padahal bukan Sekatennya yang kami pindah ke sini, tapi ‘semangatnya’ dari Sekaten. Harapannya, UKM di sini bisa berjualan lagi,” ujar Tenaga Teknis Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Yogyakarta di Bidang Industri Meiprihantoro, Jumat (15/10/2021).

Berbeda dengan Sekaten

Menurut Meiprihantoro, Sekati YK ing Mall berbeda dengan tradisi Sekaten maupun Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS).

Acara ini juga tidak termasuk dalam rangkaian tradisi Sekaten yang biasa diadakan oleh Keraton Yogyakarta.

“Acara ini menjadi wujud usaha Pemerintah Kota Yogyakarta untuk membangkitkan kembali geliat perekonomian UKM yang merasa sulit berjualan karena pandemi Covid-19,” ujarnya.

Pihak penyelenggara juga memantau tanggapan masyarakat di media sosial mengenai acara ini.

Banyak yang salah paham bahwa acara Sekati YK ing Mall adalah pengganti tradisi Sekaten yang tiap tahun dilaksanakan di Keraton Yogyakarta.

Pihak Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM ingin meluruskan hal ini, agar masyarakat tidak salah paham lagi.

Sekati YK ing Mall merupakan acara tahunan yang diadakan oleh Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Yogyakarta dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranas).

Acara ini rutin diselenggarakan setiap tahunnya dengan bentuk pameran di Mal Malioboro.

Acara Sekati YK ing Mall diadakan di tiga mal di Yogyakarta, yakni Mal Malioboro, Galeria, dan Lippo Plaza, tanggal 13-18 Oktober 2021. Di Mal Malioboro, terdapat 40 UKM yang ikut serta dalam acara ini.

Suasana Pameran UKM Sekati YK ing Mall. Foto Joshephine Maretta

Sekati Berarti Gamelan

Penamaan acara ini sudah melalui berbagai izin dari pihak Pemerintah Kota dan Keraton Yogyakarta, sehingga tidak asal mengambil dari nama Sekaten.

Sekati berarti gamelan atau karawitan sebagai cerminan budaya Yogyakarta.

“Sekati berarti karawitan, yang biasanya mengundang keramaian. Harapannya, acara Sekati ini dapat mencerminkan semangat Sekaten dan mengundang banyak orang datang, sekaligus bawa sangu untuk jajan,” tutur Meiprihartono.

YK berarti Yogyakarta Kreatif, seperti yang dijargonkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

UKM yang hadir dalam pameran ini berada di bawah naungan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranas) dan diberi kesempatan untuk mengikuti pameran di acara ini.

Melihat berbagai UKM yang ikut serta dalam pameran, Meiprihantoro mengatakan bahwa UKM yang hadir tidak pernah berjualan di Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS).

Hal ini karena UKM yang ada telah memiliki showroom atau pasar masing-masing.

Sejumlah warga Yogyakarta mulai bepergian keluar rumah, seperti ke Mal Malioboro.

Melalui acara Sekati YK ing Mall ini, diharapkan stand-stand UKM ramai dikunjungi pembeli, mengingat mal sudah beroperasi dengan protokol kesehatan ketat.

Pengunjung Mal Malioboro bisa membeli barang produksi UKM yang dijual di acara ini, seperti gantungan kunci, perhiasan, batik, tas, blangkon, hingga boneka. Desain produk rata-rata bertemakan batik atau bernuansa budaya Yogyakarta.

“Acaranya menarik. Kalau yang aku lihat, karena ada UKM yang berkontribusi, menjadi wadah bagi masyarakat di Jogja untuk mempromosikan produk-produk mereka, seperti batik, makanan, dan lain-lain,” ujar Jessica Ghea, salah satu pengunjung Sekati YK ing Mall, Jumat (15/10/2021).

Ghea memahami bahwa acara ini bukan merupakan peralihan tradisi Sekaten. Namun, pameran UKM untuk membantu mereka berjualan produk yang bernuansa budaya asli Yogyakarta.

Kontributor: Blanka Rahel Maretha, Alexander Daiva, Barnesy Bakker, Joshephine Maretta, Petra Carmelita (Universitas Atma Jaya Yogyakarta)

Leave A Reply

Your email address will not be published.