Gua Maria Wahyu Ibuku Giri Wening Tersembunyi Bagai Harta Karun

Patung bunda Maria di Gua Maria Wahyu Ibuku menggendong bayi Yesus Kristus.

1 1,690

Katolikana.com—Gua Maria Wahyu Ibuku Giri Wening terletak di Dukuh Sengonkerep, Gedangsari, Sengon Kerep, Sampang, Kecamatan Gedang Sari, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.

Hanya saja, untuk pengelolaannya, Gua Maria Giri Wening dikelola oleh Paroki SPM Bunda Kristus Wedi, salah satu paroki yang berada di Kabupaten Klaten.

Peletakan batu pertama Gua Maria Wahyu Ibuku Giri Wening dilakukan pada 6 November 2009 Pembangunan Gua Maria terus bertahap.

Tahun 2010, dilakukan peresmian Taman Doa Gua Maria Wahyu Ibuku, Giri Wening oleh Paroki Santa Perawan Maria Bunda Kristus Wedi.

Patung Gua Maria Giri Wening.

Maria Gito Suwarno pemilik lahan menceritakan bagaimana tempat yang sebelumnya hanya merupakan lahan biasa hingga dapat menjadi Gua Maria.

Suatu hari, anak Ibu Gito bermimpi bertemu dengan Yesus. Setelah mendapat mimpi, dia mengalami pengalaman religius.

Dia menceritakan hal ini kepada dua saudaranya yang kebetulan adalah Pastor dan adalah Bruder.

Pengalaman religius yang dialaminya dipercaya merupakan hasil dari doa yang diujubkan dalam mencari jodoh. Doa itu sudah terkabul.

Setelah keluarga Ibu Gito melakukan pertimbangan, tanah miliknya diwakafkan untuk dikelola menjadi Gua Maria.

Pertimbangan memilih untuk menyumbangkan tanah daripada menjualnya adalah rasa memiliki, dapat terus melihatnya secara dekat, hingga supaya menjadi sejarah bagi anak-cucu.

Akses Jalan

Jalan menuju Gua Maria bisa dikatakan cukup sulit. Bagi orang yang tidak terbiasa dengan jalanan terjal, akses jalan menuju gua Maria bisa dibilang menyeramkan. Jalanan menuju lokasi Gua Maria cukup ekstrem.

Menurut Romo Paroki Wedi Luhur Prihadi, Pr., sudah ada jalan yang lebih mudah diakses oleh kendaraan seperti mobil bahkan bus kecil.

Pembuatan jalan dilakukan secara swadaya, tidak hanya melibatkan orang Katolik melainkan melibatkan masyarakat sekitar Gua Maria Wahyu Ibuku, Giri Wening.

Gua Maria Giri Wening. Foto: Istimewa

Ciri Khas

Patung di Gua Maria Wahyu Ibuku, Giri Wening merupakan patung Bunda Maria yang menggendong bayi Yesus Kristus.

Bunda Maria menunjukkan hati kudus yang ada pada bayi Yesus Kristus. Patung ini merupakan terjemahan dari pesan awal Yesus yang semakin dikenal dengan perantaraan Bunda Maria.

Nama Giri Wening diambil dari Giri yang memiliki arti gunung dan Wening yang memiliki arti hening.

Giri Wening memiliki arti gunung yang memiliki keheningan. Dengan adanya keheningan yang dimilikinya, suasana ini menjadi harapan untuk dukungan dalam berdoa.

Keberadaan rute Jalan Salib yang ada di Gua Maria Wahyu Ibuku juga memiliki kesan yang beragam bagi setiap orang.

Dalam perjalanan yang dilalui peziarah dalam doa Jalan Salib, peziarah akan disuguhi pemandangan alam yang didominasi pohon.

Selain pemandangan alam yang didapat peziarah, rute Jalan Salib juga dihiasi oleh tembok batu yang mengiringi tiap langkah yang dilalui peziarah. (*)

Katolikana.com adalah media berita online independen, terbuka, dan berintegritas, menyajikan berita, informasi, dan data secara khusus seputar Gereja Katolik di Indonesia dan dunia.

1 Comment
  1. Yohanes Sugiharto says

    Pernah kesini, dan suasananya sungguh mendukung untuk berdoa

Leave A Reply

Your email address will not be published.