Uskup Labuan Bajo Beri Krisma 1.105 Umat, Satukan Iman dan Adat di Paroki Pacar

0 80

Pacar, Katolikana.com — Paroki Santo Nikolaus Pacar diselimuti suasana cerah dan sukacita iman pada kunjungan pastoral bersejarah dari Yang Mulia Uskup Keuskupan Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, Jumat (9/10/2025).

Kunjungan ini ditandai dengan prosesi adat yang meriah, diikuti dengan penerimaan Sakramen Krisma bagi 1.105 calon krismawan/krismawati.

Uskup Labuan Bajo didampingi oleh rombongan kuria, termasuk Romo Richardus Manggu, Pr (Vikjen), Romo Martin Wiliam (Ekonom), Romo Yuvensius Rugi, Pr (Vikep Labuan Bajo), dan Romo Lian Angkur (Sekretaris Puspas).

Mgr. Maksimus Regus dan rombongan disambut melalui prosesi adat Manggarai yang sakral dan sarat makna.

Penyambutan Adat: Tanda Penghormatan Mendalam

Setibanya di Paroki Pacar, Mgr. Maksimus Regus dan rombongan disambut melalui prosesi adat Manggarai yang sakral dan sarat makna.

Grup ronda dari KBG Wewak, dipimpin oleh Kepala Desa Manong, Marianus Sumardi Karim, tampil dengan semangat, menyambut kedatangan gembala utama. Lantunan gong, tarian tradisional, dan simbol-simbol adat yang dibawakan dengan khidmat menggambarkan dalamnya penghormatan umat kepada pemimpin rohani mereka.

Setelah prosesi penjemputan, Uskup kemudian melanjutkan ritual adat REIS di pastoran. Prosesi ini menjadi lambang penyatuan nilai budaya dan nilai iman Katolik yang telah mengakar kuat dalam kehidupan umat Paroki Pacar.

Prosesi penyambutan Mgr. Maksimus Regus.

Dialog Uskup dan Umat Muda: Roh Kudus Menyatukan dan Mengutus

Tepat pukul 16.00 WITA, perayaan Sakramen Krisma yang dinanti-nantikan dimulai, dipimpin langsung oleh Mgr. Maksimus Regus. Ratusan calon krismawan dan krismawati dari berbagai jenjang, mulai dari anak SD hingga Orang Muda Katolik (OMK), hadir dengan wajah penuh harap untuk menerima urapan minyak krisma.

Mengangkat tema “Roh Kudus yang Menyatukan, Memberdayakan, dan Mengutus”, Mgr. Maksi memilih metode khotbah yang tidak biasa, yaitu dengan berdialog langsung dengan beberapa anak calon krismawan/krismawati di depan altar.

Dalam dialognya, Uskup Labuan Bajo menyampaikan tiga penegasan penting:

  1. Roh Kudus Menyatukan: “Roh Kudus tidak membuat kita seragam, tapi sejiwa. Gereja hidup kalau semua bagian saling menerima dan bekerja bersama, dan Paroki Pacar mesti jadi tanda kesatuan dalam keberagaman.”
  2. Roh Kudus Memberdayakan: “Roh Kudus memberi kita daya atau semangat dan kekuatan untuk berbuat baik. Jangan biarkan karunia itu tidur. Gunakan untuk melayani.”
  3. Roh Kudus Mengutus: “Anak-anak setelah kamu diurapi, kamu diutus jadi saksi Kristus. Jadilah pembawa damai di rumah, di sekolah, bahkan di dunia digital.”

Mgr. Maksi menutup dialognya dengan ajakan, “Jadilah anak muda Katolik yang bersahabat, berkarya, dan bersaksi. Tepuk tangan dulu untuk Roh Kudus yang hadir di hati kita semua.”

Perayaan Krisma ini semakin berkesan dengan penampilan memukau dari paduan suara SMAN 2 Pacar, yang membawakan lagu-lagu liturgis dengan suara merdu dan penuh penghayatan.

Mgr Maksimus Regus berpose bersama krismawan-krismawati

Sesi Dialog dan Penguatan DPP/DKP

Usai misa Sakramen Krisma, acara dilanjutkan dengan sesi dialog terbuka di Aula Paroki. Bapak Uskup berdialog langsung dengan para pengurus Dewan Pastoral Paroki (DPP) dan Dewan Keuangan Paroki (DKP) dalam suasana yang hangat dan penuh semangat membangun.

Mgr. Maksimus Regus memberikan arahan, semangat, dan apresiasi atas karya kerasulan yang telah dijalankan umat dan para pelayan Gereja. Ia secara khusus mengajak seluruh umat untuk terus menjaga semangat persaudaraan, mempererat sinergi antara iman dan budaya lokal, serta semakin melibatkan generasi muda dalam hidup menggereja.

Kunjungan pastoral ini dinilai tidak hanya membawa berkah sakramental, tetapi juga menjadi momen penguatan iman dan penegasan identitas budaya lokal yang bersinar dalam terang Kristus di Paroki Santo Nikolaus Pacar. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.