Nyanyian Te Deum Tandai Penutupan Tahun Yubileum dan Perayaan Keluarga Kudus

0 498

Surakarta, Katolikana.com – Te Deum  doa atau himne pujian yang artinya “Kami Memuji-Mu, Ya Allah” (Te Deum laudamus), berkumandang dengan khidmat.

Pujian yang biasa digunakan untuk mengungkapkan syukur kepada Tuhan dalam momen-momen istimewa atau liturgi gereja, dinyanyikan pada Minggu (28/12/2025) di Gereja Santo Paulus Paroki Kleco Surakarta.

Te Deum menandai ucapan syukur Penutupan Tahun Yubelium 2025 Keuskupan Agung Semarang (KAS) dan Perayaan Keluarga Kudus.

Te Deum, pengucapan syukur dan pemujaan kepada Allah Bapa, Allah Putra, dan Roh Kudus mencakup seluruh doktrin Kristen, dilambungkan umat sebelum berkat penutup Perayaan Ekaristi yang dipimpin Kepala Paroki Santo Paulus Kleco Surakarta Romo Franciskus Anggras Prijatno, MSF.

Penutupan Tahun Yubileum KAS
Romo Franciskus Anggras Prijatno, MSF dalam pengantar Misa menyampaikan bahwa umat Keuskupan Agung Semarang (KAS) secara bersama-sama telah menghidupi Tahun Yubileum.

Sebagai satu umat, KAS telah menghaturkan pujian syukur dan permohonan kepada Allah.

Menyatukan diri dengan saudara-saudari yang seringkali tidak memiliki suara di hadapan manusia tetapi yang didengarkan dan dikenal oleh Allah Bapa sebagai anak-anak terkasih: orang sakit, lanjut usia, narapidana, orang miskin.

Melalui Indulgensi Yubileum, Tuhan telah mengalirkan rahmat, kasih dan berkat. Memberikan harapan dan damai. Menguatkan yang lemah.

“Saat kita merayakan kekudusan Keluarga Kudus Nazaret pada Pesta Keluarga Kudus Nazaret kita ingin mengucap syukur dalam Ekaristi, memohon pengampunan dan memohon buah-buah Ekaristi yang meneguhkan perjalanan hidup iman kita, ” ungkap Romo Franciskus Anggras Prijatno, MSF.

Penyegaran Janji Perkawinan di Gereja Santo Paulus Paroki Kleco Surakarta

Perayaan Keluarga Kudus Nazaret
Perjalanan peziarahan keluarga Katolik yang dijiwai semangat Tahun Yubileum meneguhkan keluarga sebagai keluarga yang saling mengasihi, saling menopang dan saling setia pada kehendak Allah, sebagai Gereja Sinodal.

Keluarga, seturut Keluarga Kudus Nazaret -Yesus, Maria dan Yosef – melalui pergumulan hidup dan iman mengupayakan bertumbuh dalam iman, harapan dan kasih.

Penutupan Tahun Yubelium pada Pesta Keluarga Kudus merupakan saat yang monumental. Selaras dengan tema Natal 2025 :”Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga”.

Romo Anggras dalam homili yang diikuti umat di gereja maupun yang mengikuti lewat siaran Radio Republik Indonesia (RRI) Surakarta menyapa umat yang hadir.

  • Bapak ibu yang menerima Sakramen Perkawinan bagaimana kabar keluarga anda?
  • Apakah saat ini keluarga Bapak Ibu baik-baik saja?
  • Apakah sebagai suami atau istri saat ini masih menjadi berkah bagi istri dan suami serta keluarga Bapak Ibu?
  • Inilah yang perlu direfleksikan dalam Perayaan Keluarga Kudus.

Lebih lanjut Romo Anggras mengungkapkan bahwa Keluarga Kudus Nazaret mengalami kesulitan, tantangan dan perjuangan yang tidak ringan.

Mulai dari tantangan kehamilan Maria, kelahiran Yesus, pencacahan jiwa di Betlehem dan pengungsian karena ancaman pembunuhan Herodes, hingga sampai di Kota Nazaret.

Keluarga Kudus Nazaret mempersembahkan segala kesulitan yang dialami kepada Allah. Segalanya diserahkan ‘dalam rencana Allah’. Di titik inilah yang bisa dijadikan poin permenungan.

Apakah selama ini ketika keluarga menghadapi masalah keluarga melibatkan Allah? Apakah Tuhan sudah hadir di tengah-tengah keluarga?

Saat ini banyak keluarga yang tidak menghadirkan Tuhan di tengah keluarga. Konsekuensinya atmosfir dalam keluarga menuju perpecahan, perpisahan.

Jika keluarga Kristiani sudah tidak pernah berdoa bersama, kesetiaan keluarga akan goyah.

Maka pada Pesta Keluarga Kudus perlu menghadirkan Allah di tengah keluarga. Sehingga keluarga Kristiani memiliki kekuatan kesetiaan.

“Libatkanlah Tuhan dalam Pembaharuan Janji Perkawinan dan dalam hidup berkeluarga sehingga dalam berbagai situasi Tuhan hadir di tengah-tengah keluarga Bapak dan Ibu,” ajak Romo Anggras.

Pasutri bersama putra dan putrinya yang berulang tahun perkawinan bulan Desember 2025 mengucapkan Penyegaran Janji Perkawinan pada Perayaan Keluarga Kudus di Paroki Santo Paulus Kleco Surakarta, Minggu (28/12/2025)

Penyegaran Janji Keluarga
Dalam Perayaan Ekaristi Pesta Keluarga Kudus yang dirayakan di Paroki Santo Paulus Kleco diwarnai dengan Penyegaran Janji Perkawinan.

Penyegaran Janji Perkawinan, bukan saja dilakukan oleh umat yang kebetulan berulang tahun perkawinan pada bulan Desember 2025, namun Penyegaran Janji Perkawinan juga dilakukan oleh suami, dan istri yang hadir dalam perayaan Ekaristi.

Hal yang indah yang mewarnai penyegaran komitmen membangun keluarga Katolik ini, anak-anak juga mengucapkan janji sebagai anak yang tumbuh dalam keluarga Kristiani.

Mereka berjanji akan taat, hormat pada orang tua, dan menjadi anak yang jujur, rendah hati, bertanggung jawab dan mendoakan orang tua.

Umat pada saat Misa mendapatkan pemercikan air suci dalam iringan lagu yang dinyanyikan paduan suara “Berbahagia Tiap Rumah Tangga.

Selain itu secara bersama-sama umat mendoakan Doa Persembahan Harian Kepada Keluarga Kudus. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.