Sinode Diosesan VII Keuskupan Agung Medan: Pertobatan Pastoral dan Persaudaraan Lintas Iman

0 12

Medan – Katolikana.com, Seratusan pemuka agama hadir dalam dialog pemuka lintas iman se-Sumatera Utara yang digelar oleh Komisi Hubungan antar Agama dan Kepercayaan (HAK) Keuskupan Agung Medan (KAM) bekerja sama dengan Tim Sinode KAM di Gedung Catholic Center Christosophia Medan pada Sabtu (7/2/2026).

Dialog lintas iman yang melibatkan dari berbagai perwakilan pemuka agama dari Islam, Kristen Protestan, Hindu, Budha, Konghucu dan utusan Seksi HAK Paroki sekitar kota Medan mendapatkan apresiasi dari kalangan peserta.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari persiapan Sinode Diosesan VII KAM yang berfokus pada penguatan peran umat di tengah masyarakat. Tampak hadir juga Ketua Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sumatera Utara, Prof Dr. H. Muhammad Hatta Siregar yang sungguh mengapresiasi kegiatan ini.

Ketua FKUB Sumatera Utara ini mengharapkan Katolik tampil sebagai inisiator dan pelopor toleransi dan kerjasama lintas agama untuk masyarakat dan terutama pemulihan ekologi.

Dalam pertemuan ini, RP. Paulus Halek Bere SSCC menjelaskan tentang Panorama Sinode Diosesan VII KAM. Selanjutnya, dalam  penyampaian panduan untuk saling mendengarkan, RP. Serafin Dany Sanusi OSC menyampaikan bahwa keuskupan Agung Medan hendak mengadakan pertobatan pastoral.

“Kami dengan rendah hati memohon kepada pemuka lintas agama memberikan usulan, solusi bahkan kritikan kepada kami agar kita dapat berjalan bersama dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa ini,” ucap Pastor Serafin.

Setelah itu, Pastor Serafin menjelaskan 10 fokus konsultasi sinode yang menjadi bahan diskusi tiap kelompok. Perjumpaan mengubah wajah dan tatapan raut wajah di meja sharing membantu para peserta makin berbagi rasa syukur dan keprihatinan atas tema-tema yang ditawarkan.

Dialog Persaudaraan

Dalam percakapan dari hati ke hati, para pemuka berbeda agama duduk bersama dengan utusan seksi hak paroki sekitar kota Medan berbincang dan berdiskusi penuh persaudaraan. Setiap  perwakilan tiap agama memberikan kesan dan pesan atas kegiatan dan dinamika di kelompoknya.

Ada sebuah harapan bahwa hendaknya Catholic Centre (CC) Medan makin menjadi wadah perjumpaan dialog dan sharing kehidupan iman. Akhirnya, RD. Benno Ola Tage sebagai ketua HAK KAM mengungkapkan harapannya.

“Dalam semangat sinodalitas, komisi HAK KAM akan terus setia dan berkomitmen menjadi wadah dialog persaudaraan. Marilah kita terus menggemakan nada sinode Diosesan VII KAM dalam semangat: Gereja KAM berjalan bersama untuk Mendengarkan, Meneguhkan dan Mewartakan,” ujar Pastor Benno

Saat ini Keuskupan Agung Medan sedang menjalankan Sinode Diosesan VII KAM. Tema Sinode ini adalah berjalan bersama untuk mendengarkan, meneguhkan dan Mewartakan. Selama sinode yang berlangsung sampai pertengahan tahun 2027, Tim sinode KAM telah membentuk tim sinode paroki, yang diberikan modul dan pelatihan bagaimana mendengarkan umat dalam rangka menjaring masalah, harapan, usulan untuk mendapatkan sumber-sumber sebagai bahan sinode.

Leave A Reply

Your email address will not be published.