Bangsa yang Tidak Mendengarkan

0 14

Yeremia 7:23-28 dan Matius 11:14-23

Katolikana.com – Kita hidup dalam dunia dan era yang memiliki gejala kurang mau mendengarkan.

Di rumah, anak-anak seringkali tidak mendengarkan orang tuanya. Orang tua juga sulit memasang telinga dan hati bagi anak-anaknya.

Di sekolah, banyak murid kurang peduli akan pelajaran dan nasihat gurunya.

Di ruang publik, terbentang jarak antara penguasa dan rakyat. Gejala para pemimpin berbicara dan bertindak sesuka hati banyak dijumpai. Rakyat menjadi korban penguasa yang cenderung hanya mendengar kelompok, kepentingan, dan dirinya sendiri.

Alam demokrasi kurang melayani yang terbesar, melainkan pejabat dan pembesar.

Bagaimana dengan lembaga agama? Ternyata tidak sedikit dijumpai penyakit yang serupa.

Di sana, banyak yang gagal untuk saling mendengarkan. Dialog makin mahal.

Orang mengandalkan media sosial. Saling mendengarkan sulit dipraktikkan.

Related Posts

Gejala yang muncul banyak orang juga enggan mendengarkan Tuhan.

Keluhan
Nabi Yeremia mengeluh, “Inilah bangsa yang tidak mau mendengarkan suara Tuhan, Allah mereka, dan yang tidak mau menerima pengajaran!

Ketulusan mereka sudah lenyap, sudah musnah dari mulut mereka” (Yeremia 7:28).

Keras kepala
Yesus juga menghadapi manusia yang keras kepala dan menutup mata serta telinganya.

Mereka bukan hanya tidak mau percaya, melainkan menuduh Tuhan bekerjasama dengan setan. “Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan” (Matius 11: 15).

Mereka menolak mendengarkan. Mereka tidak mau percaya. Mereka hanya mengikuti pendapatnya sendiri. Kepada Tuhan pun tidak peduli.

Masyarakat demikian memetik buah yang amat buruk: perpecahan, konflik, perang, dan kehancuran.

Tuhan Yesus bersabda, “Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku, dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia menceraiberaikan” (Matius 11:23).

Mulai dari mendengarkan
Beriman itu mulai dari mendengarkan dan menaati. Tanpa iman manusia menuju kehancuran. Hari ini pemazmur memberi pelajaran amat penting, “Pada hari ini, kalau kamu mendengar suara-Nya, janganlah bertegar hati” (Mazmur 95:8).

Kamis, 12 Maret 2026
HWDSF

Leave A Reply

Your email address will not be published.