Hadir, Bangkitkan Sikap Percaya dan Mengutus

0 15

Kisah Para Rasul 4:13-21; Markus 16:9-15

Katolikana.com – Ada yang amat menarik dari dua bacaan Kitab Suci yang kita renungkan. Bila membaca Injil Markus lebih dahulu, kemudian baru membaca Kisah Para Rasul, kita menemukan dua sikap yang seakan-akan serupa. Bagaimana kita menemukan itu?

Diwarnai sikap tidak percaya
Kisah penampakan Yesus setelah kebangkitan-Nya diwarnai dengan sikap tidak percaya. Maria Magdalena yang berjumpa dengan Yesus menyampaikan pesan kepada para rasul. Namun mereka tidak percaya kepada berita yang dibawanya (Markus 16:10-11).

Dua murid yang berjalan ke kampungnya juga berjumpa Yesus. Mereka menemui murid-murid lain dan menyampaikan pengalaman mereka berjumpa dengan Yesus. Tetapi mereka pun tidak dipercaya (Markus 16:13).

Membangkitkan rasa percaya dan mengutus
Akhirnya, Yesus sendiri datang menemui mereka yang tidak mau percaya itu dan mencela kedegilan mereka (Markus 16:14). Tetapi ada yang menarik perhatian setelah itu.

Yesus berkata kepada mereka, “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk” (Markus 16:15). Yesus kan baru saja mencela mereka. Mengapa Dia mempercayakan tugas penting itu? Apakah kita akan melakukan hal yang sama terhadap orang yang tidak bisa kita andalkan?

Apa hasil dari cara yang Yesus ambil itu? Jawabannya kita temukan dalam Kisah Rasul. Petrus dan Yohanes yang termasuk orang yang dulu tidak percaya itu menjadi saksi Yesus yang berani.

Menariknya, mereka mengikuti cara Yesus juga. Ketika dilarang mengajar dalam nama Yesus, mereka menjawab, “Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: Taat kepada kamu atau taat kepada Allah” (Kisah 4:19). Dua rasul itu menyerahkan keputusan kepada mereka yang memeriksa keduanya.

Bekerja sama dengan rahmat-Nya
Singkatnya, Tuhan Yesus tidak hanya menggunakan mereka yang sudah seutuhnya percaya. Sedikit saja pintu perubahan cukup bagi Tuhan untuk mengajak orang bekerjasama dengan rahmat-Nya. Rupanya, Tuhan juga menaruh percaya kepada orang yang belum sepenuhnya percaya kepada-Nya. Bukankah begitu? Apakah ada yang mengalami demikian?

Sabtu Oktaf Paskah, 11 April 2026
HWDSF

Leave A Reply

Your email address will not be published.