Paskah Bersama Antonius Medan: Sekolah Menjadi Tempat Bersaksi

0 20

Medan, Katolikana.com-Perayaan Paskah menjadi momen penting untuk memperbarui iman dan mengalami kasih Tuhan secara nyata bagi keluarga besar SD, SMP, dan SMA Antonius Bangun Mulia Medan. Paskah bersama ini menjadi ruang bagi sekolah untuk melahirkan saksi-saksi Kristus dalam kehidupan sehari-hari.

Perayaan Paskah bersama yang dilaksanakan pada Jumat, 24 April 2026 yang dihadiri oleh seluruh guru, pegawai, serta siswa-siswi. Suasana kebersamaan dan sukacita terasa sejak awal hingga akhir perayaan. Dalam perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh RD Parulian Sihombing, seluruh peserta diajak untuk semakin menghayati makna kebangkitan Kristus dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam homilinya, RD Parulian Sihombing menegaskan bahwa iman tidak hanya sebatas percaya, tetapi harus dihidupi dalam tindakan nyata. Ia mengajak para siswa untuk semakin dekat dengan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, setiap manusia memiliki kehendak bebas. Namun iman menjadi arah yang menuntun hidup menuju kebaikan. Orang yang sungguh percaya dan beriman akan mampu menunjukkan kasih kepada sesama.

Hal ini sejalan dengan ajaran Kitab Suci bahwa iman harus diwujudkan dalam perbuatan kasih. Siswa diajak untuk menghidupi iman mereka, baik di sekolah, di rumah, maupun di tengah masyarakat, melalui sikap peduli, saling menghargai, dan berbela rasa.

Sekolah sebagai Tempat Bersaksi

Perayaan Paskah ini juga menjadi refleksi bagi seluruh komunitas sekolah. Sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan iman dan karakter. Ilmu pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat mengarahkan siswa kepada nilai-nilai ilahi.

Kedekatan dengan Tuhan akan menuntun seseorang untuk bertumbuh, berkembang, dan menghasilkan buah dalam hidupnya. Para guru dipanggil untuk mendidik dengan kasih, sedangkan para siswa diajak untuk belajar dengan ketaatan. Dengan demikian, tercipta lingkungan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara iman.

Perayaan Paskah bukan sekadar peringatan, tetapi panggilan untuk hidup dalam terang kebangkitan Kristus. Setiap pribadi diajak untuk semakin dekat dengan Tuhan dan menjadi saksi kasih-Nya. Dalam kehidupan sehari-hari, iman yang hidup akan tampak melalui tindakan nyata.

Kasih, kepedulian, dan kebersamaan menjadi tanda kehadiran Tuhan di tengah dunia. Perayaan ini menjadi pengingat bahwa setiap orang dipanggil untuk terus bertumbuh dalam iman serta menghadirkan damai dan kasih bagi sesama, di mana pun ia berada.

Leave A Reply

Your email address will not be published.