Surakarta, Katolikana.com – Usia 35 tahun ke atas sering disebut sebagai masa transisi menuju usia emas.
Usia diatas 35 tahun ditandai dampak perubahan hormonal:
• Produksi menurun
• Perubahan siklus menstruasi
• Gejala perimenopause
• Dampak pada kesehatan tulang
• Perubahan metabolisme
• Pengaruh terhadap kesuburan
• Peningkatan risiko kardiovaskular
• Perubahan pada kulit dan rambut
• Kesehatan emosional
Edukasi kesehatan terlaksana atas kerjasama Paroki Santo Antonius Padua Purbayan dengan Rumah Sakit Brayat Minulya Surakarta.

Hadir sebagai nara sumber dr. Valens Widyo Hapsoro. Kegiatan diikuti lebih dari 100 orang ibu-ibu yang tampak antusias mengikuti edukasi dengan tema : “Masa Peralihan yang Penuh Berkat Tetap Sehat dan Waspada di Usia Emas”. Pelaksanaan pada Senin (29/6/2026) pukul 17.00 – 21.00 WIB bertempat di Aula SD Kanisius Keprabon 2 Surakarta.

Masa setelah berhenti menopause
Pemaparan dr. Valens Widyo Hapsoro dalam pertemuan menyampaikan kondisi ibu-ibu yang mengalami masa setelah berhenti menopause, pendarahan pasca menopause dan perawatan diri setelah memasuki masa pasca menopause.

Selain itu dr. Valens mengajak ibu-ibu untuk mewaspadai faktor risiko : Siapa yang harus lebih waspada.
Srawung sehat
Pertemuan ibu-ibu paroki yang dikemas dengan tajuk “Srawung Sehat” juga memberikan kesempatan ibu-ibu untuk melakukan pemeriksaan fisik sederhana dan tekanan darah, gula darah sewaktu, kolesterol, asam urat, Injeksi Immune Bosster (Vitamin C dan B Kompleks) yang dilayani Tim Medis RS Brayat Minulya Surakarta.
Hadir dari RS Brayat Minulya Surakarta: dr. Valens, perawat ( Agustin, Titik, Riska, Pita) dan Humas Marketing (Angel, Nuel).
Kesan peserta
“Perawatan diri pada usia senja, usia emas. Pertemuan ini sungguh bermanfaat untuk mempersiapkan diri memasuki usia 50 tahun”, kata Hana, dari Lingkungan Patrick, Wilayah Ngrayaban Paroki Antonius Padua Purbayan Surakarta. (*)


Katekis di Paroki Kleco, Surakarta