Perayaan Ekaristi Penjubahan 12 Frater Angkatan 46 di Seminari TOR Sanjaya Jangli Semarang

0 7

Semarang, Katolikana.com – Seminari Tahun Orientasi Rohani (TOR) Sanjaya Jangli, Semarang pada Minggu (30/8/2026) pukul 10.00 WIB mengadakan Perayaan Ekaristi Penjubahan bagi 12 frater Angkatan 46. Pemimpin perayaan Mgr. Robertus Rubiyatmoko dengan didampingi oleh Romo Yohanes Gunawan Pr (Direktur Seminari TOR Sanjaya Jangli) dan Romo Alexius Dwiaryanto Pr (Rektor Seminari Tinggi St. Paulus Kentungan).

Tema yang diangkat “Tuhan Menuntun dan Membarui Kekuatanku”. Ini merupakan motto angkatan 46 yang dihasilkan dari hasil pekan Community Building yang terinspirasi dari Kitab Yesaya 58:11. Link video singkat.

Prosesi perarakan dalam Perayaan Ekaristi Penjubahan 12 frater di Seminari TOR Sanjaya Semarang (Foto Ist.)

Dua belas frater yang menerima jubah adalah:

  • Fr. Albertus Magnus Albert Christian, berasal dari Paroki Santo Petrus dan Paulus, Babadan.
  • Fr. Aloysius Lovandhika Yulianto, berasal dari Paroki Kristus Raja Semesta Alam, Ungaran.
  • Fr. Antonius Gefana Wahyu Pratama, berasal dari Paroki Santo Yohanes Rasul, Wonogiri.
  • Fr. Athanasius Raynara Noven Nugroho, berasal dari Paroki Santo Joannes Rasul, Delanggu.
  • Fr. Cornellius Carlo Edmundio, berasal dari Paroki Santa Maria Assumpta, Pakem.
  • Fr. Fillipus Bagus Winnandustiar, berasal dari Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus, Pugeran.
  • Fr. Heribertus Agus Purwaka, berasal dari Paroki Santa Perawan Maria Tak Bercela, Nanggulan.
  • Fr. Ignatius Aurel Tito Wijaya, berasal dari Paroki Santo Yusup, Gedangan.
  • Fr. Ignatius Satria Putra, berasal dari Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus, Ganjuran.
  • Fr. Michael Agung Prasetyawan Giusti, berasal dari Paroki Santo Petrus dan Paulus, Temanggung.
  • Fr. Miechael Andy Wardhana, berasal dari Paroki Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Katedral, Semarang.
  • Fr. Nathanael Satriya Genggam Darma, berasal dari Paroki Santa Maria Assumpta, Babarsari.
Pemberkatan jubah bagi 12 frater di Seminari TOR Sanjaya Semarang (Foto Ist.)

Tanda pelayanan
“Penjubahan ini memiliki makna yang sangat mendalam. Bukan saja karena memakai pakaian yang berbeda-beda dan lain-lain, namun ada suatu perubahan situasi kehidupan para frater.

Ada banyak hal yang perlu diperjuangkan. Berani meninggalkan yang tidak sesuai dengan status yang baru sebagai frater. Berani meninggalkan hal-hal yang tidak cocok dengan kondisi kehidupan sekarang sebagai calon imam.

Jubah warnanya putih, sederhana, tidak ada warna ornamen apapun. Tidak usah takut menjadi kotor, tidak usah takut menjadi kusam, tidak usah takut menjadi sobek, tidak usah takut menjadi bernoda. Semuanya itu menjadi tanda pelayanan kita. Syukur pada Tuhan”, ungkap Uskup Agung KAS Mgr. Robertus Rubiyatmoko dalam Perayaan Ekaristi Penjubahan.

“Para Frater yang terkasih, kenakanlah jubah ini sebagai tanda dan ungkapan bahwa frater menyerahkan diri kepada perlindungan Allah. Semoga berkat rahmat-Nya, frater bisa hidup semakin takwa dan berperilaku sedemikian rupa, sehingga menampakkan Kristus dalam persiapan menjadi imam,” kata Uskup KAS Mgr. Robertus Rubiyatmoko pada para frater penerima jubah, yang dijawab dengan : “Amin”.

Penerimaan jubah sebagai tanda penyerahan hidup kepada Gereja dan Tuhan (Foto Ist.)

Persembahan hidup pada Gereja dan Tuhan
Direktur Seminari TOR Sanjaya Jangli semarang dalam Perayaan Ekaristi Penjubahan menyampaikan :”Proficiat dan Selamat kepada 12 frater Angkatan 46 yang telah menerima jubah pada Minggu (30/8/2026) dari Uskup Agung KAS Mgr. Robertus Rubiyatmoko.

Semoga para frater makin mantap dalam panggilan dan makin gembira-setia dalam menjalani pembinaan di Seminari TOR Sanjaya Jangli ini. ‘Inilah Jalan Ninja‘ yang telah dipilih 12 orang muda untuk mempersembahkan hidup kepada Tuhan dan Gereja dengan menjadi imam”, kata Romo Yohanes Gunawan, Pr.

Mengenakan jubah putih memiliki identitas baru sebagai frater yang mempersiapkan hidup menjadi imam (Foto Ist.)

Doa Angkatan 46
Ya Allah Bapa Yang Maha Kudus,
puji syukur kami haturkan kepada-Mu,
karena Engkau telah mempersatukan kami
sebagai Angkatan 46 untuk belajar
menjadi calon imam yang taat, setia, dan sederhana.

Ya Bapa, kami mohon penyertaan Roh Kudus untuk senantiasa mendidik kami dalam masa formasi di Seminari Tahun Orientasi Rohani Sanjaya Jangli ini. Tuntunlah kami agar mampu menjadi komunitas murid-murid Kristus yang peka, terbuka, dan rendah hati.
Bukalah hati kami kepada cinta kasih Kristus lewat penghayatan hidup doa dan Ekaristi.
Semoga dengan meneladan Bunda Maria dan Rama Sandjaja, kami dapat menghidupi keutamaan itu dalam perutusan kami selaras dengan nasihat Injil.

Demi Yesus Kristus Putra-Mu, Sang Guru, Teladan, dan Pengantara kami, sepanjang segala masa. Amin.

Bunda Maria Fatima, doakanlah kami.
Santo Yohanes Maria Vianney, doakanlah kami.
Rama Sandjaja, doakanlah kami.

Misa dihadiri sekitar 170 orang yang berasal dari keluarga para frater, para pengajar, dan tamu undangan. Usai Perayaan Ekaristi dilanjutkan ramah tamah.

Semoga 12 frater setia dalam panggilan,  untuk menjadi imam. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.