Penutupan Bulan Rosario dan Kehendak Membangun Formatio Iman di Lingkungan

Surakarta, Katolikana.com – Penutupan Bulan Rosario, 31 Oktober, menjadi momen umat beriman berkumpul untuk berdevosi pada Bunda Maria melalui doa Rosario.

Umat Lingkungan Santo Markus, Wilayah Santo Andreas Paroki Santo Paulus Kleco mengadakan penutupan Bulan Rosario dengan mengadakan ibadat di rumah Martinus Purwoko, Sabtu (31/10/2026). Umat yang hadir anak-anak, remaja, orang dewasa dan adi yuswa sebanyak 59 orang.
Selama Bulan Rosario Doa Rosario di Lingkungan Santo Markus dilaksanakan secara bergiliran setiap hari di rumah umat.

Sebagai bagian umat Allah Keuskupan Agung Semarang (KAS), doa Rosario lingkungan merupakan perwujudan doa peribadatan dengan mempercayakan diri pada penyelenggaraan ilahi seturut teladan Maria, hamba Allah dan bunda Gereja.

Lingkungan Santo Markus merupakan bagian Reksa pastoral di Keuskupan Agung Semarang (KAS). Sebagai basis terkecil dibawah keuskupan, kevikepan, paroki dan wilayah, lingkungan bergerak membangun kesadaran liturgi dan katekese.

Menghunjukkan ujub doa-doa dalam doa umat, membangun sinergi komunitas dan mewujudkan layanan seperti yang dituangkan dalam Pedoman Pelaksanaan Pelayanan Pastoral Paroki (P5).

Sharing kecil yang ingin dibagikan, lingkungan tempat umat bersekutu berdasarkan kedekatan wilayah atau tempat tinggal menjadi “Gereja kecil” (basis ecclesiae) tempat umat pertama kali mengalami kehidupan menggereja secara nyata, dan merasakan kehangatan sebagai saudara dalam lingkungan.

Sejalan dengan semangat sinodal, lingkungan menjadi tempat berbagi berkah, menumbuhkan relasi paguyuban yang saling menopang dalam suka dan duka.

Melalui periode Arah Dasar (ARDAS) IX Keuskupan Agung Semarang (2026–2030) dengan tema besar “Menjadi Gereja yang Bahagia, Menginspirasi, dan Menyejahterakan” Lingkungan Santo Markus berkehendak dapat membangun formatio iman dan dialog dalam ikatan persaudaraan dan kebersamaan. (*)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.