DPPH Paroki Santo Paulus Kleco Solo Laksanakan Monev 2026

Surakarta, Katolikana.com – Dewan Pastoral Paroki Harian (DPPH) Paroki Santo Paulus Kleco Surakarta, pada Jumat (6/11/2026) mengadakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Pelayanan 2026. Lebih dari 80 orang yang terdiri dari
Ketua-ketua Bidang DPPH, PGPM, Tim Programasi, Tim Pelayanan, Ketua Wilayah dan Ketua Lingkungan beserta Kepala Paroki Romo Fransiscus Anggras Prijatno, MSF dan Vikaris Paroki Romo Hibertus Hartono, MSF menghadiri kegiatan Monev ini.

Berhenti sejenak

“Seorang filsuf Yunani bernama Socrates pernah mengungkapkan bahwa hidup yang tidak direfleksikan merupakan hidup yang tidak layak dihidupi. Berbagai kegiatan pelayanan yang sudah dilakukan kalau tidak direfleksikan, tidak dievaluasi maka tidak ada maknanya. Maka dalam melaksanakan kegiatan, pelayanan, perlu diam sejenak, berhenti dan merefleksikan apakah pelayanan yang sudah dijalani sudah bermakna atau belum. Demikian pula dengan dinamika paroki. Kini saatnya diam sejenak, merefleksikan dan mengevaluasi program pelayanan dalam monitoring dan evaluasi. Monitoring dan evaluasi DPPH tahun 2026 harus berani melepaskan program yang kurang bermanfaat bagi umat dan membuka diri menemukan program layanan baru sesuai Ardas KAS yang menjadi pedoman gerak paroki”. Demikian pernyataan Romo Fransiscus Anggras Prijatno, MSF dalam kata pembuka Monev. Link kata pengantar

Ketua Bidang DPPH, pada acara Monev, mempresentasikan capaian program pelayanan, program yang tertunda atau belum terlaksana, program yang akan berjalan pada bulan November dan Desember 2026, faktor pendukung, faktor penghambat program pelayanan dan rekomendasi untuk pemrograman tahun 2027.

Presentasi Bidang tersebut yaitu
Liturgi, Pelayanan Kemasyarakatan, Pewartaan dan Evangelisasi, Penelitian dan Pengembangan, Koordinator Kawil Kaling, Paguyuban dan Persaudaraan, Rumah Tangga serta Bendahara.

Bidang liturgi dan peribadatan indikator ketercapaian program pelayanan liturgi dan ibadat baik secara rutin dan insidental berjalan dengan baik, penguatan petugas-petugas liturgi dalam bentuk pelatihan dan workshop dilaksanakan dengan baik, rekoleksi misdinar memberikan penguatan pada para mesdinar terlaksana dengan baik. Untuk mendukung peribadatan secara inkulturasi menggunakan gamelan terbentuk dua kelompok yang telah siap melaksanakan tugas mengiringi perayaan Ekaristi.

Bidang pewartaan komunitas katekis belajar bersama (Komberkat) menjadi program yang akan terus dilanjutkan.

Pelayanan kemasyarakatan seperti program Gota, bedah rumah dan bantuan sosial serta sembako menjadi program layanan yang dapat memancarkan wajah sosial Gereja.

Bidang Litbang telah melakukan pemetaan batas paroki umat dan dialog dengan paroki tetangga, Paroki Santa Maria Kartosuro. Pembaruan data umat dan survey program pelayanan yang diminati umat, memberi manfaat umat juga dilakukan untuk memberikan umpan balik bagi perancangan program layanan tahun yang akan datang.

Pada tahun 2027 mendatang program prioritas yang akan dilakukan sesuai tema pastoral Keuskupan Agung Semarang (KAS) “Menjadi Gereja yang Bahagia, Menginspirasi dan Menyejahterakan” akan dititik fokuskan pada Gereja yang Bahagia.

Sementara itu bidang Paguyuban dan Persaudaraan telah mengembangkan Paguyuban Lansia yang bertumbuh melalui pendampingan tematik bagi paguyuban adiyuswa.

Bidang Koordinator Kawil Kaling mengevaluasi minimnya keterlibatan ketua lingkungan yang hadir dalam pertemuan serta merencanakan pertemuan tematik yang dapat memberikan manfaat bagi ketua lingkungan.

Bidang rumah tangga saat ini berkonsentrasi dalam parawatan sarana prasarana dan penyiapan lahan milik Gereja untuk peningkatan pelayanan Gereja.

Sementara itu Tim Programasi menyampaikan beberapa catatan tentang pencapaian program layanan, rekomendasi programisasi 2027 serta menyampaikan tiga pilar praktik baik yang membentuk ekosistem Paroki Kleco yaitu kolaborasi lintas tim, on going formation dan digitalisasi administrasi.

Manajemen modern di KAS
Keuskupan Agung Semarang (KAS) menerapkan prinsip manajemen modern dan transformasi digital.

Penerapan manajemen modern di Keuskupan Agung Semarang bertumpu pada beberapa pilar utama: Perencanaan Strategis Jangka Panjang (RIKAS & ARDAS). Standardisasi Tiga Tata Kelola (Three Governance) yakni : tata kelola data umat terintegrasi, tata kelola administrasi dan tata kelola harta benda (Keuangan & Aset). Transformasi digital. Pengembangan komunikasi pastoral kontemporer.

Pada tahun 2027 mendatang dalam monitoring dan evaluasi (Monev) konteks DPPH (Dewan Pastoral Paroki Harian) di lingkungan KAS (Keuskupan Agung Semarang) akan berfokus pada pengawasan, pengukuran, dan penilaian ketercapaian Program Pelayanan (Propel) paroki agar selaras dengan Arah Dasar KAS.

Saat ini, KAS telah mempersiapkan aplikasi digital terbaru bernama Aplikasi PROMO (Programasi & Monev). Melalui sistem baru ini, seluruh proses pengawasan kinerja pastoral paroki dituntut untuk lebih berbasis data, transparan, dan terukur.

Komponen Utama Monev DPPH KAS:

Penyelarasan Ardas KAS yakni setiap program yang dievaluasi harus memberikan kontribusi nyata terhadap fokus penggembalaan Keuskupan Agung Semarang dan indikator keberhasilan dinilai dari seberapa jauh umat mengalami pertumbuhan iman dan terlibat secara aktif (inklusif dan partisipatif).

Digitalisasi via Aplikasi PROMO. Programasi input usulan program kerja, anggaran, dan target pencapaian dari setiap Bidang Pelayanan (Bidpel) serta Tim Pelayanan (Timpel).

Monitoring Kontinu. Pelacakan realisasi program kerja secara real-time untuk melihat apakah kegiatan berjalan sesuai dengan waktu dan alokasi dana.

Evaluasi Berkala. Evaluasi tengah tahun (semesteran) dan akhir tahun langsung di dalam sistem untuk mengukur deviasi atau kendala di lapangan.

Mekanisme Pelaporan dan Sidang Pleno. Setiap bidang wajib menyampaikan laporan capaian kuantitatif (jumlah peserta, serapan dana) serta catatan kualitatif (dampak pastoral dan kendala). Rapat pleno DPPH bersama Ketua Wilayah dan Lingkungan diadakan untuk mengkritisi hasil, mengesahkan laporan evaluasi, dan merumuskan langkah perbaikan untuk program selanjutnya. (*)

Monitoring dan Evaluasi Program Pelayanan DPPH Paroki Santo Paulus Kleco Surakarta, Jumat (6/11/2026)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.