Bahasa Indonesia Menjadi Bahasa Resmi ke-57 di Vatican News

0 61

Dikasteri Komunikasi dan Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Waligereja Indonesia menandatangani perjanjian kerja sama untuk memasukkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi di Vatican News.

Vatikan, Katolikana.com –
Berkat penandatanganan Nota Kesepahaman antara perwakilan Indonesia dan Dikasteri Komunikasi Takhta Suci pada Rabu, 25 Maret 2026, Bahasa Indonesia kini menjadi bahasa ke-57 yang tersedia di Vatican News.
Hal ini memberi dampak lebih banyak orang akan dapat menerima pesan Paus Leo XIV dalam Bahasa Indonesia bagi umat Katolik di Indonesia.

Melansir dari Vatican News, Rabu (25/3/2026), Penandatanganan tersebut berlangsung di kantor pusat Vatican News dan Radio Vatican di Roma, di hadapan delegasi yang mewakili Dikasteri Komunikasi Takhta Suci, Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Waligereja Indonesia, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Takhta Suci Vatikan.

Foto Penandatanganan Perjanjian-1 (Vatican News)

Perayaan Persahabatan Abadi
Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo, Ketua Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), yang turut serta dalam acara tersebut, menggambarkan sebagai “perayaan persahabatan abadi, pengakuan identitas nasional kita, dan penguatan jembatan iman antara Indonesia dan jantung Gereja universal.”

Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo, menambahkan bahwa ini adalah bentuk modern dari “Kabar Baik” bagi umat Katolik Indonesia, yang membangun ” jalur komunikasi langsung menuju informasi Gereja universal bagi masyarakat Indonesia” karena “umat Katolik di Indonesia dan Malaysia kini dapat mendengar suara Bapa Suci dan pesan Gereja universal dalam bahasa ibu mereka sendiri.”

Foto Penandatanganan Perjanjian-2 (Vatican News)

Promosi inklusivitas dan rasa keterhubungan yang lebih mendalam
Paolo Ruffini, Prefek Dikasteri Komunikasi, Direktur Editorial Andrea Tornielli, dan Massimiliano Menichetti, Wakil Direktur Editorial dan kepala Radio Vatikan – Vatican News, mencatat dalam penandatanganan bahwa perjanjian tersebut akan membantu “mempromosikan inklusivitas, memperkuat komunikasi pastoral, dan menumbuhkan rasa keterhubungan yang lebih dalam antara Vatikan dan umat beriman setempat.”

Mereka juga mencatat bagaimana Gereja lokal akan menemukan dokumen penandatangan sebagai sumber yang bermanfaat dalam upaya mereka, serta memastikan pesan-pesan universal penting tentang perdamaian dan persaudaraan yang tersampaikan dan dibagikan dengan jelas dalam konteks budaya Indonesia.

Foto Penandatanganan Perjanjian-3 (Vatican News)

Momen bersejarah bagi Indonesia
Turut hadir pada penandatanganan tersebut Duta Besar Republik Indonesia untuk Takhta Suci Vatikan, Michael Trias Kuncahyono, yang menyampaikan kegembiraannya atas terwujudnya kesepakatan ini, seraya mencatat bahwa peristiwa ini menandai “momen bersejarah bagi Indonesia” dan “khususnya bagi umat Katolik” di lndonesia.

Penambahan bahasa Indonesia ke Vatican News, yang kini menjadi bahasa ke-57 dari media tersebut, akan memungkinkan masyarakat Indonesia untuk membaca berita dan informasi tentang Paus dan Vatikan, serta berita Gereja di seluruh dunia, dalam bahasa ibu mereka sendiri.

Lebih dari itu penambahan bahasa baru ini akan memungkinkan lebih banyak orang untuk terhubung dengan Gereja dan orang-orang di seluruh dunia untuk membangun dunia yang ditandai dengan sikap mendengarkan, belajar, berdialog, dan merayakan nilai-nilai bersama tentang perdamaian, persaudaraan, dan harmoni beragama.

Leave A Reply

Your email address will not be published.