Peringati Pesta Santo Yusup Pekerja, Donny Verdian Rilis Lagu Salam Yusup dalam Versi Bahasa Jawa

Melalui lagu ini aku ingin mengemukakan identitas saya sebagai orang Jawa dan sebagai orang Katolik.

0 109

Katolikana.com—Sebulan setelah merilis lagu Salam Yusuf versi Bahasa Indonesia, Superblogger Indonesia Donny Verdian merilis lagu ‘Salam Yusup’ versi Bahasa Jawa, tepat pada peringatan Pesta Santo Yusuf Pekerja, 1 Mei 2021.

Kedua lagu dibuat oleh Donny untuk ikut menyemarakkan Tahun Santo Yusuf 2021 yang dicanangkan Paus Fransiskus.

Superblogger Indonesia Donny Verdian

Kenapa Bahasa Jawa?

Musisi yang berprofesi sebagai desainer dan berdomisili di Sydney, Australia itu menyatakan ingin melakukan eksperimen rasa mengingat Bahasa Jawa adalah bahasa ibunya.

“Melalui lagu ini aku ingin mengemukakan identitas saya sebagai orang Jawa dan sebagai orang Katolik. Di mana pun aku hidup, dua hal yang tak bisa aku hilangkan adalah identitas saya sebagai orang Jawa dan orang Katolik,” ujar Donny.

Lagu ini sekaligus tamba kangen (obat rindu) untuk berkreasi menggunakan Bahasa Jawa,” tutur pria asal Klaten, Jawa Tengah ini.

Meski judulnya mirip, ‘Salam Yusup’ Bahasa Jawa bukanlah murni terjemahan dari teks ‘Salam Yusuf’ versi Bahasa Indonesia.

“Setiap kata dalam bahasa bagiku memiliki nuansa berbeda. Kalau aku hanya menerjemahkan ‘Salam Yusuf’ begitu saja, nuansa versi Bahasa Jawa akan terperangkap dalam batasan yang sudah ada dari versi Bahasa Indonesia,” jelas Donny.

Dalam pembuatan lirik, Donny melibatkan D. Sanusi SH Murti, S.Pd, guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMA Kolese De Britto Yogyakarta, almamater Donny.

“Saya mengajak Mas Sanusi karena meski mengajar Bahasa Indonesia, dalam interaksi saya dengan beliau setahun belakangan secara virtual, saya bisa merasakan cita rasanya yang tinggi terhadap bahasa dan karya seni,” tambah Donny.

D. Sanusi SH Murti S.Pd, Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SMA Kolese de Britto.

Proses Religi

Dihubungi terpisah, Sanusi menyatakan bahwa ia begitu menikmati proses kreatif pembuatan lirik ‘Salam Yusup’.

“Menginterpretasikan ‘Salam Yusup’ versi Bahasa Indonesia ke versi bahasa Jawa adalah suatu proses religi bagiku. Bukan sekadar memilih, mengolah, dan memberi rasa pada untaian kata. Lebih dari itu, proses kreatif bersama Donny adalah sebuah doa bersama,” tuturnya.

Dari sisi musik, Donny tak banyak melakukan perubahan. Ia tetap bekerja sama dengan kawan lamanya, Alvon Ditya Arudiskara yang memainkan violin, dan Aziz pada keyboard/piano. Ignasius Bowo Sarjito tetap dipercaya Donny untuk mengendalikan proses mixing dan mastering.

Saat ini, Salam Yusup bisa dinikmati secara streaming melalui Apple Music, Spotify dan beberapa kanal musik digital terkemuka di dunia. []

Katolikana.com adalah media berita online independen, terbuka, dan berintegritas, menyajikan berita, informasi, dan data secara khusus seputar Gereja Katolik di Indonesia dan dunia.

Leave A Reply

Your email address will not be published.