Film Dokumenter ‘Alive: Who Is There?’ Kisahkan Kehadiran Tuhan Yesus dalam Ekaristi

Ide berasal dari Pastor José Pedro Manglano yang memimpin ratusan anak muda di Spanyol dalam gerakan Hakuna.

0 1,007

Katolikana.com—Film dokumenter Alive: Who Is There? mengisahkan lima orang yang mengalami perubahan dalam hidup mereka setelah mengalami perjumpaan dengan Tuhan Yesus Kristus dalam Ekaristi.

Jaime, Carlos, Andrea, Antonio, dan Sonsoles berusaha meyakinkan penonton bahwa Yesus hidup dan telah menghidupkan mereka kembali.

Film yang disutradarai oleh Jorge Pareja dan diproduksi oleh Bosco Films serta Hakuna Films di Spanyol ini ditayangkan di 700 bioskop di Amerika Serikat pada 25 April 2022. Namun, film tersebut hanya dirilis secara terbatas, selama satu hari.

Salah satu adegan dalam film.

Seperti dilansir oleh Variety, tahun 2021, film Alive—juga dikenal dengan judul Vivo—terlebih dahulu rilis di Spanyol dan mulai masuk ke pasar Amerika Serikat.

Dilansir dari Angelus News, film Alive: Who Is There? menggambarkan kehadiran nyata Yesus dalam Ekaristi yang berhasil mengubah kehidupan lima orang di Spanyol.

Spanyol adalah negara dengan kepercayaan tradisional yang beberapa tahun terakhir menghadapi tantangan luar biasa.

“Ini bukan hanya sebuah film, tetapi sebuah kesempatan untuk gerakan menuju devosi ekaristi yang lebih besar dan sesuatu yang dapat membantu menciptakan percikan kebangkitan di Amerika Serikat,” ujar pendiri Bosco Films, Lucía González-Barandiarán, dalam jumpa pers seperti dikutip Catholic News Agency.

Lucía González-Barandiarán

Ide Awal

Lucía González-Barandiarán mengatakan ide datang dari Pastor José Pedro Manglano yang memimpin ratusan anak muda di Spanyol dalam gerakan Hakuna.

Kelompok anak-anak muda tersebut biasa bertemu untuk adorasi Ekaristi. Mereka mulai membuat musik Katolik untuk jam-jam kudus. Kelompok ini mulai berkembang dan menjadi gerakan besar di lingkungan Gereja Katolik di Spanyol.

Dilansir dari Aleteia, Pastor José Pedro Manglano ingin berbagi bahwa sepotong roti menyembunyikan misteri yang begitu dalam, bahkan mengandung begitu banyak kekuatan. Dari situ muncullah ide membuat film berdasarkan kesaksian dari orang-orang secara nyata.

Untuk mendukung film, yang menjadi subjek adalah orang-orang yang tidak percaya dan mengalami apa yang orang Kristen percaya, bahwa ada Kristus yang hidup.

“Salah satu karisma Hakuna adalah menjangkau yang jauh dan salah satu cara menjangkau orang yang jauh adalah melalui film,” ujar Pastor José Pedro Manglano.

Tanggapan Paus

Mendengar adanya film dokumenter tersebut, Paus Fransiskus memberikan pesan penyemangat melalui pesan video dan menyebutkan nama Pastor José Pedro Manglano, selaku penemu gerakan Hakuna.

“Dari Pastor José Manglano saya mendengar tentang semua karyanya dengan orang-orang muda di Hakuna. Teruslah bekerja, itu sepadan. Jangan kehilangan kreativitas,” kata Paus.

“Semoga Tuhan memberkati dia dan menjaganya. Kepada kaum muda Hakuna, dari seluruh dunia, saya mengirimkan salam dan restu saya kepada Anda,” ujar Paus.

“Teruslah mewartakan kebahagiaan sejati yaitu Yesus Kristus. Semoga Tuhan memberkati Anda dan Perawan Maria menjaga Anda. Tolong jangan lupa untuk berdoa untuk saya,” tambah Paus Fransiskus seperti dikutip dari Catholic News Agency

Kontributor: Joshephine Maretta (Universitas Atma Jaya Yogyakarta)

Leave A Reply

Your email address will not be published.