Satu Tahun Posyandu 6 SPM Plus Kota Solo : Berjalan Bersama Wujudkan 6 SPM

0 15

Ati ayem, Solo Tentrem
(Hati damai Solo Tenteram)
Solo iku kutha sing ngayomi warga, njaga tentreming jiwa (Solo adalah kota yang melindungi warga, menjaga ketentraman jiwa).

Surakarta, Katolikana.com – Berjalan bersama antara Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Puskesmas Manahan Surakarta, dan 14 Posyandu yang berada di 14 RW di Kelurahan Mangkubumen, Banjarsari dengan RS Brayat Minulya menjadi langkah bersama mewujudkan Posyandu Plus di Kota Surakarta.

Pada Selasa (9/6/2026) RS Brayat Minulya Surakarta menyerahkan spanduk kepada 14 Posyandu Plus yang ada di 14 RW di Kelurahan Mangkubumen.

Penyerahan dilakukan drg. Ary Kurniawan kepada petugas Posyandu RW 1 sampai RW 14 di Kelurahan Mangkubumen.

Penyerahan spanduk menandai :
Tindakan positif bersama, membangkitkan motivasi dan membangun ikatan emosional melayani warga Kota Solo.

Pola pikir positif untuk menjaga dan melayani kebersamaan dalam kegiatan Posyandu Plus Kota Surakarta

Memperluas fungsi posyandu
Inovasi layanan terpadu yang memperluas fungsi posyandu dari sebelumnya berfokus pada kesehatan ibu dan anak, menjadi pusat layanan dasar menyeluruh untuk seluruh siklus hidup, telah dicanangkan satu tahun yang lalu pada 17 Mei 2025.

Kala itu Walikota Solo Respati Adi meresmikan 5 titik posyandu yang mewakili 443 titik di 54 kelurahan yakni di Kelurahan Joglo, Mojosongo, Laweyan, Joyotakan, dan Semanggi.

Puskesmas Manahan dan RS Brayat Minulya berjalan bersama mendampingi Posyandu Plus di RW 1 – RW 14 Mangkubumen Surakarta, ditandai dengan penyerahan spanduk pada Selasa, (9/6/2026)

Enam Standar Pelayanan Minimal
Posyandu 6 SPM (Standar Pelayanan Minimal) Plus merupakan inovasi layanan terpadu yang memperluas fungsi posyandu dari yang sebelumnya berfokus pada kesehatan ibu dan anak, menjadi pusat layanan dasar menyeluruh untuk seluruh siklus hidup.

Program ini mencakup enam bidang layanan dasar serta tambahan layanan psikolog (Plus).

Enam layanan Standar Pelayanan Minimal (SPM) terpadu ini mengintegrasikan enam urusan wajib pemerintah daerah sesuai dengan aturan yang berlaku, yaitu:

Kesehatan
Layanan siklus hidup dari ibu hamil, bayi, balita, remaja,fewasa, hingga lansia, termasuk imunisasi, vitamin dan pencegahan penyakit.

Pendidikan
Dukungan untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), identifikasi alat peraga edukasi, dan penyaluran bantuan perlengkapan sekolah bagi keluarga tidak mampu.

Pekerjaan Umum
Edukasi dan pengelolaan air bersih, sanitasi, persampahan, dan pengelolaan lingkungan

Perumahan Rakyat

Penyuluhan rumah layak huni dan pemanfaatan pekarangan rumah untuk ketahanan pangan keluarga (seperti hidroponik atau biopori).

Sosial
Fasilitasi bantuan sosial, pendataan warga rentan, dan dukungan literasi.

Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat (Trantibum Linmas). Edukasi kesadaran hukum, ketertiban lingkungan, dan mitigasi bencana dasar di tingkat keluarga.

Salah satu yang diunggulkan Posyandu Plus adalah layanan psikologi berupa sharing session bersama psikolog klinis, serta melakukan screening kesehatan mental khususnya bagi remaja untuk mendeteksi potensi anxiety, stres, atau depresi.

Dengan deteksi dini ini, Puskesmas dapat segera memberikan penanganan lanjutan, termasuk rujukan ke psikolog atau psikiater di rumah sakit bila diperlukan.

Sementara itu, bagi RS Brayat Minulya Surakarta dengan adanya Posyandu Plus memantik rumah sakit untuk meningkatkan kerjasama pelayanan (sejauh ini pendampingan senam ibu hamil, senam Prolanis untuk lansia dan pemberian penyuluhan edukasi kesehatan) melalui kerja sama dengan Puskesmas Manahan dan Posyandu yang ada di Kelurahan Mangkubumen. (*)

Inovasi Posyandu Plus menggerakkan upaya pencapaian 6 Standar Pelayanan Minimal

Leave A Reply

Your email address will not be published.