Surakarta, Katolikana.com -SD Kanisius Keprabon 01 Surakarta menggandeng Dinas Pertanian Kota Surakarta membimbing para siswa menanam sayuran, tanaman buah dan tanaman hias di lingkungan sekolah.
Sebanyak 210 tanaman, dan 10 sak media tanam bantuan dari Dinas Pertanian diterima SD Kanisius Keprabon 01 Surakarta, pada bulan Juli lalu.

Tanaman yang diterima berupa bibit sayur dan tanaman buah serta tanaman hias. Hal ini sangat mendukung upaya sekolah dalam mempersiapkan diri menuju sekolah adiwiyata nasional dan implementasi UAP merawat bumi (sekolah) sebagai rumah bersama yang menjadi semangat pendidikan di Yayasan Kanisius.
Tanaman bantuan dari Dinas Pertanian kini mulai ditanam oleh para siswa, guru dan orang tua siswa. Gerakan penyiraman dilakukan tiap pagi. Para siswa membawa 1 botol air mineral berisi air leri (air bekas cucian beras sebelum dimasak menjadi nasi). Para siswa selain menyiram tanaman dengan air leri juga menyiram dengan air hujan yang ditampung dalam : “Bung Irjan”. Tabung Air Hujan.

Budaya merawat tanaman dan membersihkan lingkungan dibentuk melalui regu piket. Orang tua siswa juga turut membantu merawat tanaman, juga berpartisipasi memberi tanaman untuk sekolah.
Petrus Sunardi guru senior di SD Kanisius Keprabon 01 yang bertugas menjadi koordinator gerakan menanam mengatakan bahwa secara teologis gerakan menanam ini merupakan perwujudan sikap para siswa untuk mencintai dan merawat alam ciptaan Tuhan. Selain itu membuat gerakan komunitas cinta lingkungan: “Sekolahku bersih, sehat dan rapi”.

Di sisi lain gerakan ini juga menjadi sarana merefleksikan pengalaman kasih Allah lewat alam ciptaan.
Universal Apostolic Preferences (UAP)
Universal Apostolic Preferences (Preferensi Kerasulan Universal) atau UAP merupakan empat arah orientasi dan fokus misi global dari Serikat Yesus (Yesuit) yang menjadi semangat dalam karya pelayanan Yayasan Kanisius di Indonesia. Fokus Universal Apostolic Preferences (UAP) yaitu :
Menunjukkan Jalan kepada Allah. Membimbing sesama melalui Latihan Rohani dan diskresi (pembedaan roh).
Berjalan Bersama yang Tersingkirkan. Mendampingi kaum miskin, marjinal, dan mereka yang martabatnya dilanggar dalam misi keadilan.
Menemani Kaum Muda. Mendampingi generasi muda dalam membangun masa depan yang penuh harapan.
Merawat Rumah Kita Bersama. Berkolaborasi dalam menjaga keutuhan ciptaan dan lingkungan hidup.
Semangat UAP diintegrasikan oleh Yayasan Kanisius ke dalam tata kelola pendidikan dan kegiatan sekolah. (*)


Katekis di Paroki Kleco, Surakarta