Pelantikan Katekumen Terpilih Paroki Santo Paulus Kleco Solo

0 124

Momentum reflektif menjadi murid Kristus

Surakarta, Katolikana.com – Sebanyak 30 orang calon babtis dewasa Gereja Santo Paulus Paroki Kleco Surakarta mengikuti pelantikan katekumen terpilih. Pelantikan dilaksanakan pada Perayaan Ekaristi, Minggu (1/2/2026) oleh Kepala Paroki Santo Paulus Kleco Surakarta Romo Franciskus Anggras Prijatno, MSF

Sebelum pelantikan katekumen terpilih, Ketua Bidang Pewartaan dan Evangelisasi Paroki Kleco Petrus Gian Pratama Putra menyerahkan katekumen terpilih yang telah melewati masa praketekumenat dan katekumenat kepada Pastor Paroki untuk pelantikan tahap II.

Selanjutnya para katekumenat akan memasuki masa persiapan terakhir.

Masa persiapan terakhir disebut juga masa penyucian dan penerangan. Masa ini ditutup dengan tahapan ketiga yaitu dengan upacara penerimaan sakramen baptis/inisiasi dan mistagogi.

Penyerahan katekumen terpilih oleh Kabid Pewartaan dan Evangelisasi Petrus Gian Pratama Putra pada Kepala Paroki Santo Paulus Kleco Romo Franciskus Anggras Prijatno, MSF

Perhatian pada katekumen
Menurut Katekismus Gereja Katolik (KGK), Gereja Katolik memberikan perhatian khusus pada katekumen (calon baptis dewasa) sebagai bagian penting dari inisiasi Kristen.

Katekumenat menurut KGK 1247-1248 merupakan masa persiapan yang bertujuan membawa konversi dan iman calon ke tingkat kedewasaan.

Ini adalah masa pembentukan, bimbingan, dan pelatihan dalam kehidupan Kristen (liturgi, ajaran, dan amal) agar calon dibaptis, dikonfirmasi, dan menerima Ekaristi.

Upacara pelantikan menurut KGK 1236, 1247,  sebelum pembaptisan, calon melewati tahap pelantikan katekumen (pelantikan tahap 1) dan pemilihan (tahap 2). Hal ini diadakan sebelum masa Paskah. Ini melibatkan ritus pembebasan, pengurapan minyak katekumen, dan penegasan janji untuk mengikuti Kristus.

Tujuan pelantikan
Tujuan dan makna pelantikan katekumen terpilih merupakan momen pemurnian motivasi terakhir dan seleksi, di mana katekumen yang telah mengikuti pelajaran, dinyatakan layak untuk melangkah ke tahap penerimaan Sakramen Inisiasi.

Prosesi Upacara:
Pernyataan kesediaan para katekumen mengenai kesiapan mereka untuk mengikuti Kristus dan menjadi anggota Gereja.

Penandatanganan pada buku paroki sebagai tanda resmi.

Pengurapan minyak dengan minyak katekumen sebagai lambang kekuatan dan perlindungan Tuhan.

Penerimaan/Pelantikan yang dilakukan imam secara resmi yang menyatakan mereka sebagai “calon baptis terpilih” atau “katekumen terpilih”.

Persiapan Akhir. Setelah tahap ini, para calon memasuki masa khusus persiapan baptisan, sering disebut tahap pemurnian dan penerangan, untuk mempersiapkan diri menerima sakramen baptis, krisma, dan ekaristi.

Step by step proses penerimaan sakramen babtis dewasa

Kesiapan menerima babtis
Usai homili, Romo Anggras menyampaikan pertanyaan pada para katekis dan pembimbing
sebelum menerimakan minyak katekumen.
Romo Anggras bertanya pada wali babtis tentang kesiapan para katekumen:

Apakah rajin dan setia mendengarkan sabda Allah
yang diwartakan oleh Gereja?

Apakah berusaha hidup sesuai dengan iman katolik dan tuntutan-tuntutan Injjil?
Apakah benar mereka telah melibatkan diri dalam persekutuan umat beriman dan aktif dalam ibadat ibadat Gereja Katolik?
Apakah pantas dikukuhkan menjadi katekumen terpilih?

Setelah menerima jawaban dari para wali babtis dan katekis pendamping :”Sepengetahuan kami ya” lalu Romo Anggras melanjutkan pertanyaan pada para katekumen.

“Para ketekumen babtis dewasa apakah anda mantap dan yakin menjadi murid Kristus anggota Gereja Katolik yang kudus?”

Ketika para katekumen menjawan “ya”, Romo Anggras melanjutkan: “Marilah kita bersyukur atas karya Agung Allah atas pribadi-pribadi para calon babtis yang membuka hati menerima kehadiran Allah, menguduskan dan menyelamatkan hidup dalam Gereja Katolik yang kudus.

Selaku pelayan Gereja, saudara-saudari secara resmi dikukuhkan sebagai katekumen terpilih yang akan menerima sakramen babtis tahun ini.

Para katekumen akan diurapi dengan minyak katekumen. Semoga semakin diteguhkan dan mampu mendalami ajaran Kristus dalam kata dan tindakan sehari hari berjalan dalam terang iman dipersiapkan menuju kelahiran baru dalam sakramen babtis.

Semoga melalui pengurapan ini calon babtis di teguhkan oleh kuasa Roh Kudus, dikuatkan melawan godaan, dibebaskan dari roh kejahatan dan dimampukan hidup seturut kehendak Tuhan.

Pengurapan sebagai tanda perlindungan dan sumber kekuatan dalam pertobatan dan jaminan harapan akan hidup baru dalam Kristus”.

Selanjutnya para katekumen diurapi dengan minyak katekumen pada dahi dan kedua tangan mereka.

Dipilih dan diangkat
Lagu pengiring yang selaras dengan katekumen terpilih mengiringi proses pelantikan tahap II.

Syukur kepadaMu Tuhan
Sumber segala rahmat
Meski kami tanpa jasa
Kau pilih dan kau angkat

Dosa kami kau ampuni
Kau beri hidup ilahi
Kami jadi puteraMu

Leave A Reply

Your email address will not be published.