Katolikana.com – Sabda Tuhan pada hari ini menampilkan satu kontras antara dua pemimpin. Pemimpin yang satu pemimpin politis yang palsu dan yang lain pemimpin rohani sejati.
Pemimpin pertama Yerobeam dan kedua adalah Yesus.
Meski telah menerima sepuluh suku Israel, Yerobeam belum merasa tentram. Ia khawatir bahwa rakyatnya yang masih mempersembahkan kurban di Yerusalem suatu saat akan memberontak dan membunuhnya.
Menyelamatkan posisi
Untuk menyelamatkan posisinya, ia melakukan dua hal yang merupakan dosa besar.
Pertama, ia membuat dua patung lembu dan kuil-kuil penyembahan untuk ibadah rakyatnya. Dengan kata lain, ia mengajak mereka untuk menyembah berhala.
Kedua, ia mengangkat imam-imam dari kalangan rakyat biasa; bukan dari kaum Levi.
Dengan demikian, ia melanggar perintah Tuhan dan tradisi bangsa Yahudi (Keluaran 28:1).
Raja Yerobeam berdosa melawan Tuhan. Dosa itu mendatangkan malapetaka bagi Yerobeam dan keluarganya (1 Raja-Raja 13:34).
Tergerak karena belas kasih
Berbeda dengan Yerobeam, melihat banyak orang yang mengikuti-Nya tidak mempunyai makanan Yesus tergerak oleh belas kasihan (Markus 8:1-10).
Bukan hanya tergerak, Yesus juga mengambil langkah nyata untuk menyelamatkan mereka. Ia menggandakan tujuh roti dan beberapa ikan serta membuat semua orang itu kenyang.
Baru setelah itu Ia menyuruh mereka pulang.
Sebagai pemimpin Yesus memikirkan kepentingan mereka yang mengikuti-Nya. Ia menjamin kesejahteraan mereka dan memberikan kepada mereka lebih dari yang diperlukan. Itu tampak dari banyak potongan-potongan roti yang sisa. Tujuh roti itu menyisakan tujuh bakul.
Menengarai perbedaan
Kisah ini menampilkan dua tipe pemimpin. Yerobeam sebagai raja politis lebih memikirkan kursi dan kedudukan dirinya. Ia tidak segan-segan menyesatkan rakyatnya dengan mengajak mereka menyembah patung.
Sebaliknya, Yesus mengambil langkah nyata menyelamatkan mereka yang mengikuti-Nya. Pesan bacaan-bacaan pada hari ini jelas. Yesus adalah pemimpin rohani yang sejati. Ia datang untuk menyelamatkan umat manusia.
Dipanggil mengambil bagian
Orang-orang Kristen perlu bersyukur telah dipanggil dan dipilih untuk menjadi pengikut-Nya. Seperti para murid mereka dipanggil untuk mengambil bagian dalam pelayanan Yesus.
Apakah selama ini kita telah melaksanakan tugas itu?
Semoga Santo Sirilus dan Metodius membantu dan mendoakan kita.
Sabtu, 14 Februari 2026
Peringatan Santo Sirilus, Pertapa dan Metodius, Uskup
HWDSF

Misionaris di Hong Kong sejak 2020. Berkarya di St. Anne’s Church, Stanley, Hongkong.