Medan, Katolikana.com—Forum Pelayanan Kristiani Universitas Negeri Medan (Unimed) bersama panitia yang dipercayakan kepada Fakultas Ekonomi menyelenggarakan Kebaktian Raya Ucapan Syukur Natal dan Tahun Baru 2026 di Gedung Auditorium Unimed, Jumat (06/02/2026).
Kebaktian raya ini mengusung tema “Firman itu Telah Menjadi Manusia dan Diam di Antara Kita” (Yohanes 1:14), dengan subtema “Merawat Kasih, Membangun Keluarga Unimed yang Berdampak, Kuat dan Harmonis dengan Nilai-Nilai Spiritual untuk Mewujudkan Character Building University”.
Sejumlah pimpinan kampus hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Rektor Unimed, Ketua Senat, Sekretaris Senat, para Wakil Rektor, para Dekan, Direktur Pascasarjana, kepala biro, ketua lembaga, kepala UPT, dosen dan pegawai purnatugas, tenaga kependidikan, serta mahasiswa-mahasiswi Kristiani Unimed.
Ditunda karena Cuaca Ekstrem
Ketua Panitia Dr. Dionisius Sihombing, M.Si., yang juga Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi, menjelaskan kebaktian ini semula direncanakan pada 5 Desember 2025 sebagai perayaan Natal 2025. Namun pelaksanaannya ditunda karena cuaca ekstrem yang melanda Sumatera Utara, disertai bencana di sejumlah wilayah, serta kebijakan kampus untuk bekerja dari rumah.
“Perubahan waktu pelaksanaan ini tidak mengurangi makna dan semangat perayaan, melainkan menjadi momentum syukur atas penyertaan Tuhan yang memampukan kita melewati tahun 2025 dan memasuki tahun baru 2026,” kata Dionisius dalam laporan kepanitiaan.
Dionisius juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan universitas dan semua pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Semoga Tuhan senantiasa melindungi dan memberkati pimpinan Universitas Negeri Medan dalam memimpin dan memajukan Unimed… kami keluarga besar Forum Pelayanan Kristiani Unimed siap berjalan bersama menjadikan Unimed sebagai rumah bersama dalam membangun negeri dari sekolah,” ujarnya.
Forum: Jaga Martabat Kampus
Ketua Forum Pelayanan Kristiani Unimed, Prof. Dr. Efendi Napitupulu, M.Pd., mengingatkan seluruh warga kampus untuk menjaga harga diri dan martabat Unimed. Ia juga berpesan kepada mahasiswa agar membawa nama Unimed sebagai kebanggaan, bukan hanya bagi civitas akademika, tetapi juga bagi bangsa dan negara.
Syukuran Natal dan Tahun Baru, menurut Efendi, menjadi penguat semangat untuk mengejar tujuan masing-masing dengan doa, sekaligus ajakan agar civitas akademika aktif terlibat dalam kegiatan-kegiatan pembinaan rohani yang selama ini dijalankan forum tersebut.

Rektor: Mahasiswa Tak Cukup Cerdas Akademik
Rektor Unimed Prof. Dr. Baharuddin, M.Pd., yang membuka kegiatan, menegaskan kebaktian raya ini dapat menjadi ruang introspeksi bersama.
“Tidak ada yang memajukan Unimed kalau bukan warga Unimed sendiri. Tidak mungkin orang lain memajukan Unimed itu. Pasti mulai dari pimpinan sampai kepada pelayanannya kepada mahasiswa harus bahu-membahu,” kata Baharuddin.
Ia menambahkan, mahasiswa tidak cukup hanya unggul secara akademik, tetapi perlu cakap menghadapi tantangan, terutama literasi sosial, serta berintegritas dalam relasi sesama. Menurutnya, kerja bersama menjadi kunci untuk mendorong Unimed menuju kampus berkelas dunia.
Senat Ajak Evaluasi 2025, Susun Langkah 2026
Ketua Senat Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd., dalam refleksi awal tahun mengajak civitas akademika melakukan evaluasi menyeluruh atas capaian kinerja tahun 2025 dan merumuskan langkah strategis untuk 2026.
“Kalau mau melakukan refleksi… mari kita evaluasi dengan pertanyaan: apa yang baik dan tidak baik dilakukan di 2025… supaya kita tahu ketika melakukan yang terbaik itu mana yang perlu diperbaiki,” ujar Syawal.
Sebelum rangkaian kebaktian dilanjutkan, panitia memutar video kegiatan Forum Pelayanan Kristiani Unimed yang memperlihatkan aksi berbagi kasih pada masa Natal, termasuk kunjungan ke panti asuhan. (*)

Kontributor Katolikana, tinggal di Paroki St. Maria Ratu Rosari Tanjung Selamat Medan, Keuskupan Agung Medan.