Santo Thomas Aquinas berkata, "Untuk mereka yang beriman, penjelasan tidak diperlukan. Untuk mereka yang tidak percaya, tidak ada penjelasan yang mungkin."
Setiap 14 Februari, etalase toko mendadak “berwarna”: bunga, cokelat, pita merah muda, diskon makan berdua. Di media sosial, cinta tampil rapi—seolah relasi yang sehat selalu punya caption manis dan foto yang pas.
Bagi umat beriman, tantangannya bukan menghindari interaksi, tetapi menjaga hati agar tidak menyembah allah lain—baik berupa kuasa, popularitas, maupun kenyamanan.
Hati, sebagai sumber segala pikiran dan tindakan, secara aktif perlu dijaga. Mengapa? Menurut Markus 7:21-22, pertahanan diri dimulai dari dalam (hati).
Dia menunjukkan bahwa Allah itu datang mendekati umat manusia, terutama yang terluka dan terpinggirkan. Kuasa-Nya bukan untuk disimpan, tetapi untuk dialirkan.